Radar Batang

Sudah 50% Berkas DD Diproses di BPKPAD

Drs H Tulyono MSi

Drs H Tulyono MSi

Dispermades Targetkan Bulan Ini Tuntas

Lama tersendat karena penyesuaian regulasi baru, proses pencairan dana desa (DD) di Kabupaten Batang mulai menunjukkan progres yang menggembirakan. Sampai Jumat (23/3) kemarin, tercatat sudah 50 an % berkas berkas administrasi dari desa yang sedang diproses Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) setempat.

Informasi itu disampaikan langsung kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Batang, Drs H Tulyono M Si, saat dikonfirmasi via ponsel, siang kemarin. Dia mengatakan, dari total 239 desa yang tersebar di kabupaten, sudah 70% yang memasukkan berkas persyaratan pencairan DD ke instansinya.

“Bahkan, sudah lebih dari 100 desa yang kami masukkan ke BPKPAD. Artinya sudah sekitar 50% yang tinggal menunggu pencairan,” ungkapnya.

Progres itu sendiri terbilang cukup lambat mengingat adanya perubahan regulasi dari pemerintah pusat. Seperti diketahui, pencairan DD tahun ini kembali 3 termin meski di 2017 pemerintah daerah dan desa mulai menikmati tahap pencairan dua kali dalam setahun.

Perubahan itu mendasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 226/PMK.07/2017 tentang Perubahn Rincian Dana Desa Menurut Kabupaten dan Kota Tahun 2018. Bukan hanya termin pencairan yang kembali ke awal, PMK itu juga mengatur komposisi besaran tiap termin yang berubah. Di 2015 dan 2016, dengan tiga termin pencairan, komposisinya 40%, 40%, dan 20%. Tetapi tahun ini berubah menjadi 20%, 40%, dan 40%.

“Ya keterlambatan ini lebih karena penyesuaian regulasi, baik revisi perbupnya maupun RAPBDes dan RAB desa, sehingga menghambat pengajuan persyaratan administrasi,” ucap Tulyono.

Padahal, lanjut dia, anggaran DD sendiri sudah ditransfer dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekekning Kas Umum Daerah (RKUD) per 26 Januari lalu. Tetapi oleh sebab kendala tadi, hingga kini belum ada desa yang mencairkan DD ke kas desa.

“Kami belum cek perkembangan terakhir di BPKPAD, mungkin Senin mulai ada desa yang cair,” imbuhnya.

Tulyono meminta pemerintah desa yang belum mengajukan berkas pencairan segera memprosesnya. Sebab mereka harus kembali menghadapi pencairan termin kedua pada Bulan Juli dan disusul Bulan Oktober untukk termin ketiga.

“Insya Allah akhir Maret nanti berkas sisa desa yang lain bisa masuk, sehingga harapannya di bulan ini seluruhnya tuntas,” pungkasnya. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments