Radar Pendidikan

TK Tunas Baru Gringsing Dekatkan Anak dengan Sosok Polisi

TK Tunas Baru Gringsing

SOSIALIASIKAN – Anggota Polsek Gringsing saat melakukan kegiatan PSA di TK Tunas Baru Gringsing.
NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN

GRINGSING – Dalam rangka menciptakan kedekatan polri dengan pihak sekolah, Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto SH rutin melakukan kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA). Pihaknya melakukan PSA guna menjalin hubungan silahturohmi dan mengantisipasi gangguan kamtibmas dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada pihak sekolah.

“Kami merasa selama ini sosok polisi sering dipakai sebagai alat untuk menakut-nakuti anak. Padahal polisi bukan lah sosok yang menakutkan. Kami berusaha mengubah paradigma itu dengan menjadi polisi sahabat anak. Dengan ini kami harap anak juga mau membantu polisi untuk bersikap lebih disiplin dan taat tata tertib,” terang Sugiyanto.

Seperti yang terlihat beberapa waktu lalu di TK Tunas Baru Gringsing. Polsek Gringsing diwakili Kanit Binmas Polsek Gringsing Polres Batang Aiptu Kafrudin dan didampingi anggota Bhabinkamtimas Brigadir Dede wicaksono SH serta anggota Polwan Bripda Sidhika dwi anggraini, melaksanakan kegiatan psa di Tk Tunas baru Gringsing, beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan tersebut mereka memberikan sosialisasi kepada 63 bocah dan lima guru. Dengan harapan para bocah ini tidak menganggap polisi sebagai sosok menyeramkan. Namun bisa menjadi sosok panutan khususnya dalam tertib bermasyarakat dan menjadi pelopor keselamatan berkendara.

“Salah satu fokus kami adalah mengenalkan anak akan pentingnya rambu-rambu keselamatan. Kami lakukan pengenalan ini dengan sambil bermain. Sehingga anak lebih terkesan dan agar lebih mengena ke memori mereka. Sehingga mereka dapat mencerna dan mengingat aturan tersebut. Lebih-lebih mereka dapat mengingatkan orang sekitar mereka akan makna rambu-rambu tersebut,” tandas Kafrudin.

Lebih lanjut Kepala TK Tunas Baru Gringsing, Esty Tunggorini SPd AUD turut mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan Polsek Gringsing. Menurutnya kegiatan ini sangat sesuai dengan kurikulum yang diajarkan sekolahnya. Khususnya terkait profesi yang perlu anak kenali.

“Dengan ini anak-anak juga jadi tahu seperti apa tugas polisi. Dan mereka juga tahu bahwa polisi bukanlah sosok yang menyeramkan. Karena mereka juga bermain bersama polisi. Ke depannya kami harap mereka bisa menjadikan polisi sebagai sosok panutan. Barangkali ke depannya mereka juga ada yang berniat menjadi polisi,” harap Esty. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments