OJK Perketat Pengawasan

by
Seminar & Diskusi Interaktif
SEMINAR - Kepala Kantor OJK Tegal, Tyas Retnani menyampaikan materi. TRIYONO
Seminar & Diskusi Interaktif
SEMINAR – Kepala Kantor OJK Tegal, Tyas Retnani menyampaikan materi.
TRIYONO

Guna melindungi masyarakat yang menabung di perbankan (nasabah) sekaligus mendukung pengembangan perekonomian daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat pengawasan lembaga keuangan dan pengaturan sektor jasa keuangan. Demikian dikatakan Kepala Kantor OJK Tegal Tyas Retnani ketika seminar dan diskusi interaktif di salah satu hotel Pekalongan.

Dalam Seminar dan Diskusi Interaktif ‘Optimalisasi pengawasan Industri Jasa Keuangan’ itu digelar oleh Prima Center Indonesia menyatakan OJK resmi terbentuk 2011 sesuai UU 21 tahun 2011. Tugasnya mengawasi perkembangan industri jasa keuangan. OJK juga berupaya mengutamakan dan meningkatkan kontribusi atau mendorong pertumbuhan ekonomi daerah antara lain dengan mengembangkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif.

“OJK terbentuk selain melindungi juga bertugas mengawasi dan mengatur lembaga keuangan. Adapun sejak berdiri telah mengeluarkan banyak kebijakan yang ditujukan untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan sebagai katalis pertumbuhan, dengan tetap memberikan perhatian pada upaya penjagaan stabilitas sistem keuangan dan penguatan inklusi keuangan,” terangnya.

OJK, lanjut dia, memiliki peran yang sangat strategis bukan saja dalam tugas stabilitas sektor keuangan tetapi juga pengembangan perekonomian daerah serta peningkatan kesejahteraan rakyat mengingat jumlah penduduk semakin bertambah.

”Berbagai program strategis dalam membuka akses keuangan sudah dilakukan. Mudah-mudahan ke depan bisa terus ditingkatkan,” paparnya

Dalam seminar dan diskusi itu dihadiri oleh sejumlah masyarakat dan pengusaha dari Kabupaten/ Kota Pekalongan, Batang dan Pemalang. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito