Radar Bisnis

Pemeran Yowis Ben Menyapa Pekalongan

Yo Wis Ben Pekalongan

PERFORM – Bayu Skak, Joshua Suherman, Indra Wijaya dalam Meet & Great dan nonton bareng di Bioskop Borobudur cinema Pekalongan.
M FURQON FS

Bioskop Borobudur Pekalongan

Pemeran film Yowis Ben menyapa Pekalongan pada Kamis (22/2) pukul 11.00 WIB. Mereka hadir meramaikan Borobudur Cinema Pekalongan yang bertempat di Lantai 2 Mall Pekalongan.

Sejumlah nama seperti Joshua Suherman, Indra Wijaya, Aliyah Faizah, dan tentunya Bayu Eko Moektito sebagai Bayu Skak yang merupakan pemeran utama film tersebut langsung menyapa para penggemarnya dalam acara yang bertajuk Yowis Ben Tour Meet & Great dan nonton bareng di Bioskop Borobudur Cinema Pekalongan.

“Kalian jadi saksi dalam pemutaran pertama film ini. Film ini unik karena menggunakan Bahasa Jawa. Kita buktikan bahwa bahasa Jawa itu tidak kalah,” tutur Bayu Eko Moektito, atau yang dikenal sebagai Bayu Skak.

Yowis Ben merupakan film drama komedi terbaru 2018 yang berasal dari Indonesia. Film ini disutradrai oleh Fajar Nugros dan Bayu Skak sebagai co-sutradara. Tidak hanya sebagai sutradara, Bayu Skak juga merangkap sebagai penulis naskah film.

Film Yowis Ben mengambil latar kota Malang yang tepatnya berada di Museum Angkut, Alun-Alun Kota Malang, Gereja Hati Kudus dan Kampung Warna-Warni.

Film Yowis Ben bercerita Bayu (Bayu Skak) menyukai Susan (Cut Meyriska) sejak lama. Namun karena dia merasa minder dengan keadaan dirinya yang pas-pasan, Bayu memutuskan memendam perasaan itu.

Namun hari-hari Bayu berubah sejak Susan mengirim voice chat ke ponsel Bayu, yang membuatnya kegeeran luar biasa mengira Susan memberi isyarat agar didekati. Ternyata Susan hanya memanfaatkan Bayu untuk membantunya mensuplai pecel untuk konsumsi teman-teman OSIS. Bayu bertekad mengubah dirinya menjadi lebih populer dari Roy (Indra Wijaya), pacar Susan, yang dikenal piawai sebagai gitaris band sekolah mereka.

Bayu beinisiatif membentuk band bersama Doni (Joshua Suherman) sahabat dekatnya. Disisi lain ada juga Yayan (Tutus Thomson) yang merupakan seorang tukang tabuh beduk sebagai drummer dan Nando (Brandon Salim) siswa ganteng yang jago keyboard. Mereka sepakat menamakan band mereka Yowis Ben.

Namun rupanya langkah Bayu dan teman-temannya tidak mudah. Dalam masa-masa Yowis Ben tumbuh di dunia musik kota Malang, perlahan tapi pasti celah perpecahan antar personil mulai tampak. (fqn)

Penulis: M. Furqon Firmansyah & Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments