Sah, Legislatif-Eksekutif Setujui Bersama APBD Tahun 2023

oleh -
Ketua didampingi para Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kendal menyerahkan nota kesepakatan bersama persetujuan APBD tahun 2023. NUR KHOLID MS

*Dewan Minta Pembangunan Pasar Weleri Disegerakan

*Anggaran Pembangunan Pasar Weleri Rp 55 M

KENDAL – Pembangunan Pasar Weleri yang terbakar akhirnya dianggarkan sekitar Rp 55 miliar dari APBD Kendal tahun 2023. Dengan kejelasan angka anggaran tersebut kini membuat para pedagang bisa bernafas lega dan tak akan lagi mempertanyakan keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal dalam upaya melakukan pembagunan pasar Weleri terbakar tersebut.

Pasalnya selama dua tahun paska terbakar tak kunjung ada kejelasan akan dibangunnya kembali pasar dengan menggunakan anggaran pusat atau daerah dan atau dipihak ketigakan.

“Saya terimakasih sekali pada teman-teman dewan yang bekerja dengan luar biasa dalam rangka memenuhi harapan dan ekspetasi dari masyarakat, khususnya para pedagang pasar Weleri yang sudah 2 tahun terbakar. Prinsipnya, srmoga dengan anggaran yang ada di tahun 2023, OPD terkait, Dinas Perdagangan dibawah komando Bupati untuk segera melaksanakan pembangunan pasar Weleri, sehingga para pedagang bisa fokus kembali dalam berjualan di satu tempat,” kata Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun, saat pimpin Rapat Paripurna DPRD Kendal dengan dua agenda yakni Penetapan Prapemperda tahun 2023 dan Persetujuan Bersama APBD tahun 2023, Kamis (24/11/2022) di ruang Rapat Paripurna DPRD Kendal. Hadir Bupati Kendal Dico M Ganinduto.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, bahwa pembangunan pasar Weleri yang terbakar ada tiga cara. Pihak Pemkab Kendal telah berupaya, dan opsi APBD ini adalah pilihan yang terakhir. Yang pertama anggaran dari pusat APBN, sedangkan opsi kedua bisa tidak dikerjasamakan dengan swasta.

“Tapi ketika semua itu tengah berproses yang opsi APBD pun juga berproses. Yang saya pastikan akhir tahun 2022 ini sudah ditetapkan, dan sekarangpun bangunan terbakar di pasar Weleri sudah mulai dibongkar. Ini kan suatu tahapan dalam membangun pasar yang baru. Ini akan saya kejar dan kawal, insyaallah di awal tahun 2023 pembangunan pasarnya sudah dimulai. Target diakhir 2023 pedagang sudah bisa masuk di pasar Weleri,” kata Dico M Ganinduto.

Dico mengungkapkan, pembangunan pasar Weleri akan dilakukan dua tahap, dan pasar Weleri baru akan lebih besar dari sebelumnya. Sehingga nantinya sebanyak 1.300 pedagang akan bisa masuk pada sisi pertama, dan di 2024 akan dilanjutkan pembangunanya yang ini merupakan salah satu dari program strategis dari Kabupaten Kendal.

“Mudah-mudahan pasarnya akan lebih bagus dari pasar yang sebelumnya dan menjadi ikon dari Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Sementara itu, Faris bersama sejumlah anggota Forum Gerakan Anak Pedagang Pasar Weleri yang ikut hadir pada Rapat Paripurna mengaku lega atas dimasukkannya alokasi anggaran pembangunan Pasar Weleri. Pihaknya akan terus mengawal dan mendampingi pembangunan Pasar Weleri.

“Kami berterimakasih kepada DPRD yang sudah mewakili suara kami dan Bapak Bupati juga,” katanya. (adv/lid)