Kades Siberuk Dituntut 1,6 Tahun Penjara

oleh -
SIDANG VIRTUAL - Suasana sidang secara virtual, terdakwa berada di Rutan Klas II Batang sedangkan JPU dan Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor Semarang.

BATANG – Kepala Desa Siberuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang dituntut hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan pada kasus penyalahgunaan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera.

Hal itu terungkap dalam gelaran sidang pidana dengan agenda pembacaan Surat Tuntutan Pidana (Requisitoir) yang dilaksanakan di Ruang Sidang Tirta di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (22/11/2022).

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Batang, Mukharom melalui Seksi Intelijen (Kasintel) Kejari Batang, Ridwan Gaos Natasukmana mengatakan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan mendasarkan pada fakta hukum yang terungkap di persidangan menilai perbuatan Terdakwa Sudarso selaku Kades Siberuk periode 2013-2019 telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1), (2), (3) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Oleh karena itu, JPU menuntut terdakwa Sudarso dengan menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan dan membayar denda sebesar Rp 60.000.000 dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan,” katanya, kemarin.

Selain itu, juga memerintahkan terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 152.522.000 yang diperhitungkan dengan uang yang telah disita sebagai pengembalian kerugian keuangan negara sebesar Rp. 100.000.000 yang dipergunakan untuk membayar uang pengganti dan dikembalikan kepada Pemerintah Desa Siberuk.