Puluhan ASN dan Guru Ikuti Porprov Korpri Jateng

oleh -
LEPAS ATLET - Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki melepas kontingen atlet Korpri di Gedung Korpri Kabupaten Batang, Jumat (4/11/2022).

BATANG – Korps Pegawai Republik Indonesia (Kopri) Kabupaten Batang mengirimkan 41 atlet terbaiknya untuk mengikuti laga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korpri Jawa Tengah. Puluhan atlet itu akan bertanding di enam cabang olahraga (Cabor), yakni futsal, catur, bulutangkis, tenis lapangan, tenis meja, dan bola voli putri.

Event olahraga dalam rangka HUT ke-51 Korpri dan HUT ke-77 PGRI ini mulai digelar pada 8 November hingga 11 November 2022 di Kota Semarang. “Kontingen dari Kabupaten Batang ada sebanyak 41 atlet dan ditambah dengan pelatih dan pendamping ada 29 orang,” ujar Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki saat ditemui usai pelepasan kontingen atlet Korpri di Gedung Korpri Kabupaten Batang, Jumat (4/11/2022).

Lani mengatakan, bahwa puluhan atlet yang dikirim ke laga Porprov Korpri itu banyak diperkuat oleh guru dan selebihnya ASN di lingkungan Pemkab Batang.

Lani pun menargetkan perolehan yang terbaik pada kejuaraan itu, dengan dapat menjuarai semua cabang olahraga yang diikuti. “Tapi saya selalu sampaikan, jangan terfokus pada juara, sebab bisa membebani pikiran kita, takutnya malahan atlet bisa jadi jatuh mentalnya,” tegasnya.

Ia mengimbau, untuk para atlet dan pelatih yang mewakili Kabupaten Batang agar dapat menjaga nama baik Batang, dengan selalu menjaga sportivitas. Soal bonus untuk peraih medali, Lani menyebut masih dipikirkan Korpri.

Sementara itu, Ketua Kontingen Korpri Batang, Tulyono menyatakan, 41 atletnya sudah dalam posisi siap bertanding. “Setelah melakukan persiapan latihan di masing masing Cabor cukup lama dan menggelar latihan bersama, maka kita beranikan diri untuk maju ke provinsi,” katanya.

Tulyono menyampaikan, pihaknya belum berani menargetkan perolehan medali kepada seluruh atletnya. Ia hanya berpesan ikut berpartisipasi dan memberikan motivasi agar bisa bertanding semaksimal mungkin. (fel)