Progres Jembatan Sipung Masih Minus 18%

oleh -
Endro Suryono, Kabid Prasarana Jalan dan Jembatan

*DPUPR Optimis Pekerjaan Bisa Selesai

BATANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang mencatat masih terjadi keterlambatan pada pengerjaan proyek Jembatan Sipung, Kecamatan Batang.

Kepala Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan, DPUPR Kabupaten Batang, Endro Suryono mengatakan, bahwa hingga pekan ke 28 atau per 2 Oktober 2022, sisa keterlambatan masih -18,980 persen.

“Realisasi progres pada minggu ke-28 adalah 76,863 persen. Seharusnya 2 Oktober kemarin progresnya sudah mencapai 95,843 persen. Jadi pekerjaan masih mengalami keterlambatan sebesar -18,980 persen,” ungkapnya, Rabu (5/10/2022).

Walau demikian, kata Endro, pihaknya masih optimistis proyek tersebut dapat selesai tepat waktu. “Insya Allah pertengahan Oktober ini bisa selesai. Kalau melebihi batas waktu bisa dilakukan perpanjangan 50 hari. Kita masih optimistis selesai,” ucapnya.

Adapun, lanjut Endro, saat ini pengerjaan fisik Jembatan Sipung memasuki proses finising abutmen pada sisi utara, dan pengerjaan pasangan tebing serta timbunan. “Salah satu penyebab keterlambatan pekerjaan adalah rob. Galian kisdam di sana kalau rob tinggi bisa masuk ke dalam kisdam,” katanya.