Distribusi Terlambat, Eartag Baru Bisa Dipasang

oleh -
Pandu Rapriat Rogojati, Kepala Dispertan Kendal

*Untuk Sapi dan Kerban yang Sudah Divaksin PMK

KENDAL – Meski sudah lama diberikan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK), sejumlah ternak sapi dan kerbau di Kabupaten Kendal baru bisa dipasangi eartag (identitas/tanda pengenal ternak yang dipasang di telinga). Pasalnya, distribusi eartag untuk Kabupaten Kendal sebelumnya mengalami keterlambatan.

Kepala Dispertan Kendal, Pandu Rapriat Rogojati mengataka, pemasangan eartag ini seharusnya dilakukan bersamaan saat sapi atau kerbau di vaksinasi. Namun baru dilaksanakan pada Senin (3/10/2022) kemarin.

“Eartag satu rangkaian dengan vaksin. Mestinya habis divaksin ya dipasang eartag. Sebagai penanda bahwa hewan itu sudah divaksin. Namun ada keterlambatan distribusi sehingga baru dilakukan sekarang,” katanya, Rabu (5/10/2022).

Pandu mengungkapkan, eartag adalah tanda atau identitas yang diberikan kepada ternak yang sudah divaksin PMK. Pemasangan eartag ini bertujuan untuk memudahkan pencatatan dan pendataan hewan ternak.

“Eartag itu barkode. Hewan yang sudah dipasang eartag itu pelacakannya gampang. Dari mana mau ke mana. Divaksin tanggal berapa itu terbaca,” ungkapnya.

Pelaksanaan eartag berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 559/KPTS/PK.300/M/7/2022. Pandu berharap, para pemilik maupun penjual hewan ternak ini segera melakukan vaksinasi pada hewan ternaknya agar segera bisa dipasang eartag.