Dandim Ajak Masyarakat Sukseskan Program Ketahanan Pangan

oleh -
KOMSOS - Dandim 0736/Batang, Letkol Inf Ahmad Alam Budiman melakukan Komunikasi Sosial dengan tokoh pemuda Desa Reban, Kecamatan Reban, Rabu (28/9/22).

BATANG – Komandan Kodim 0736/Batang, Letkol Inf Ahmad Alam Budiman mengajak masyarakat setempat untuk bersama mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Kami selalu berharap adanya upaya dari berbagai kelompok, komunitas, organisasi yang peduli terhadap ketahanan pangan sebagai bentuk langkah awal mengatasi inflasi,” ujar Dandim, saat melakukan Komunikasi Sosial (komsos) dengan tokoh pemuda Desa Reban, Kecamatan Reban, Rabu (28/9/22).

Ia mengatakan, pihaknya terus berkomitmen melakukan berbagai upaya dan terobosan guna menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Batang. Terobosan dan kolaborasi dengan Polri, Pemerintah Daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat umum khususnya di bidang ketahanan pangan terus dilakukan.

“Melalui Komsos ini diharapkan akan terjalin kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah, para pelaku usaha, dan masyarakat khususnya di bidang ketahanan pangan,” katanya.

Kodim 0736/Batang, kata dia, mengajak warga dengan cara jemput bola atau mendatangi secara langsung agar bisa memanfaatkan potensi lokal yang ada di daerah pedesaan. Selain itu juga memberikan motivasi bagi petani dan anak muda agar lebih bersemangat bekerja dibidang pertanian guna meningkatkan ketahanan pangan.

Dicontohkan Dandim, bahwa pihaknya bersama PJ Bupati dan Forkopimda juga telah melaksanakan panen cabai di Desa Beji, Kecamatan Tulis dan menanam Kedelai Edamame di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar yang merupakan program gerakan tanam pangan cepat panen di Kabupaten Batang.

“Menanam tanaman cepat panen merupakan salah satu solusi untuk mensukseskan ketahanan pangan di Kabupaten Batang. Saya juga mengimbau agar warga untuk manfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah untuk ditanami jagung, cabai serta sayuran lainnya. Dengan begitu inflasi kenaikan harga barang kebutuhan pokok bisa teratasi,” tukas Dandim. (fel)