Rp3,9 Miliar untuk Bantu Warga Terdampak BBM

oleh -
Ari Yudianto, Pj Sekda Batang

*Direalisasikan di Perubahan APBD

BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mengalokasikan anggaran senilai miliaran rupiah untuk bantuan perlindungan sosial bagi masyarakat yang terkena dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal itu dibenarkan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, Ari Yudianto, saat ditemui Selasa (27/9/2022). Ari mengatakan, bahwa pihaknya mengalokasikan anggaran perlindungan sosial sebesar Rp3.955.000.000.

“Alokasi anggaran itu kami ambilkan dari 2 persen dana alokasi umum (DAU) atau dana transfer daerah dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum tersalurkan oleh pusat pada daerah,” ujar Ari usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang.

Program perlindungan sosial itu, kata Ari, akan segera dilaksanakan pada anggaran perubahan APBD 2022 ini. Pihaknya masih menunggu agenda persetujuan bersama antara Pemkab Batang dan DPRD Batang terkait DPA APBD Perubahan 2022 yang akan disahkan.

“Memang, alokasi anggaran perlindungan sosial ini terbilang tidak terlalu besar, mengingat adanya keterbatasan pada anggaran. Terlebih, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur pengalokasian anggaran perlindungan sosial ini baru keluar akhir tahun, jadi ketersiapan anggaran juga harus menyesuaikan,” katanya.