Ada KITB, Target Dua Pajak Malah Turun

oleh -
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang dengan agenda penyampaian jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi fraksi, Selasa (27/9/2022).

*Kontribusi Pajak MBLB dan PBB Diakui Rendah

BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang menyebut pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) belum dapat memberikan kontribusi secara maksimal pada daerahnya.

Bahkan, terjadi penurunan target pendapatan pada dua jenis pajak tersebut di tahun 2023 mendatang. Di mana pajak MBLB mengalami penurunan 50 persen dan pajak PBB-P2 mengalami penurunan 30 persen.

Penjabat Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki dalam nota jawaban atas pandangan fraksi DPRD Batang membenarkan adanya penurunan pendapatan dari dua sektor pajak tersebut.

Lani mengatakan, terkait penurunan pendapatan Pajak MBLB di daerahnya itu disebabkan karena aktivitas pertambangan yang berizin dan dikenai pajak hanya sejumlah lima titik saja. Selebihnya tidak berizin, sehingga tidak ditarik pajaknya.

“Ya, Gol C yang berizin hanya lima titik saja. Dan sesuai arahan dari APH sendiri, kita hanya bisa memungut pajak Gol C yang berizin saja, sehingga belum begitu signifikan pajak daerah yang kita peroleh dari lima titik itu,” katanya, Selasa (27/9/2022).

Ia pun berharap, kepada para pengusaha Gol C di wilayahnya yang belum mengantongi izin agar dapat segera mengurus izin, sehingga bisa memberikan kontribusi pada pemerintah daerah.

“Kemudian kami harapkan juga, pada para pengusaha Gol C agar tetap memperhatikan kelestarian alam. Oleh karena, kami imbau agar bekas bekas galian dilakukan reklamasi, itu sifatnya wajib, sehingga tanah bisa berfungsi sesuai apa adanya kembali,” ujarnya.