Produksi Ikan Melimpah, Konsumsi Rendah

oleh -
Hudi Sambodo, Kepala DKP Kendal

*Tingkat Konsumsi di Bawah Jateng dan Nasional

KENDAL – Berada di wilayah pesisir dengan ribuan nelayan tak serta merta menjadikan tingkat konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Kendal tinggi. Sebaliknya, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kendal tercatat hanya 30,8 kilogram per kapita per tahun.

Angka tersebut masih lebih rendah tingkat konsumsi ikan masyarakat Jawa Tengah yang mencapai 40 kilogram per kapita per tahun, apalagi dari tingkat konsumsi ikan nasional yang mencapai 50 kilogram per kapita per tahun.

“Memang masih rendah. Sehingga perlu terus dilakakan makan ikan, terutama kepada anak-anak balita untuk membantu mencegah stunting,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal, Hudi Sambodo, kemarin.

Padahal, lanjut dia, sejauh ini produksi ikan di Kabupaten Kendal terbilang melimpah. Namun demikian, banyak yang dijual ke luar daerah, bahkan ada yang diekspor ke luar negeri, seperti udang paname. Kabupaten Kendal juga memiliki beberapa Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang setiap hari aktif beroperasi, seperti TPI Tawang, TPI Tanggul Malang, TPI Bandengan dan TPI Karangsari. Selain itu juga banyak budidaya ikan tambak dan air payau, seperti bandeng, nila, dan lele.

“Produksi ikan melimpah, tapi banyak yang dikirim ke luar daerah, seperti ikan tongkol, teri yang dikirim sampai ke Jakarta, bahkan ada yang dikirim ke luar negeri, seperti udang paname,” ungkapnya.