Jadi Sekolah Penggerak Tingkat SD

oleh -
BERFOTO - Kepala SDIT Ulul Albab beserta siswa berfoto bersama di salah satu stand.

*SDIT Ulul Albab

KOTA – SDIT Ulul Albab hari Jumat lalu (23/9/2022) telah melaksanakan kegiatan akbar, yaitu Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sekolah penggerak, mengambil tema “Menumbuhkan pribadi Pancasila melalui karya”. Mulai tahun pelajaran 2021/2022 ini SDIT Ulul Albab menjadi salah satu sekolah penggerak tingkat SD di Kota Pekalongan. Bertempat di halaman sekolah dengan desain stand karya apik menghiasai suasana kegiatan ini.

Program Sekolah Penggerak adalah program untuk mendorong proses transformasi satuan pendidikan agar dapat meningkatkan capaian hasil belajar peserta didik secara holistic baik dari aspek kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) maupun non-kognitif (karakter) untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. Program Sekolah Penggerak adalah program untuk mendorong proses transformasi satuan pendidikan agar dapat meningkatkan capaian hasil belajar peserta didik secara holistik baik dari aspek kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) maupun non-kognitif (karakter) untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Disampaikan Kepala SDIT Ulul Albab Khikmawati SPd usai membuka gelar karya bahwa kegiatan ini merupakan project profil pelajar Pancasila untuk semester ini yang sudah diagendakan selama 3 pekan yaitu tanggal 5-23 September 2022. Dan hari ini merupakan puncak tema dengan tema kearifan lokal.

“Kita ambil dalam project kali ini untuk 2 dimensi yaitu gotong royong dan kreatifnya. Harapanya dengan kegiatan ini memberikan manfaat untuk anak-anak sehingga mereka bisa terbentuk sikapnya dari 7 profil pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, dan kreatif,” jelasnya.

Ditambahkan, meskipun program ini merupakan program baru untuk SDIT Ulul Albab namun tidak mengalami kendala yang berarti, karena setiap kendala yang terjadi mampu diurai dengan baik.

“Kegiatan ini sebenernya yang terpenting adalah semangat anak-anak untuk menyelesaikan projectnya. Dan untuk project ke dua nanti pada semester 2 akan mengambil tema gaya hidup berkelanjutan,” jelasnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan ini anak-anak bisa merasakan pembelajaran yang mereka adalah seorang pembelajar, mereka berproses membuat karya yang orisinil. (mal)