Ledakan Paket di Asrama Brimob Sukoharjo, Satu Anggota Polisi Terluka

oleh -
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi. Antara

Sebuah ledakan terjadi di Asrama Brimob Sukorahjo, Solo Jawa Tengah pada Minggu 25 September 2022 sekitar pukul 18:00 WIB.

Akibat ledakan peket di Asrama Brimob Sukoharjo memakan satu orang korban Bripka Dirgantara Pradita yang saat ini sudah dilarikan ke RS Sukoharjo dan dirujuk ke RS Muewardi Surakarta.

Bripka Dirgantara Pradipta alami luka bakar hingga 70 persen akibat ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo. Kapolda Jateng sudah membezuk korban di RS Mawardi Surakarta.

Dari informasi yang beredar ledakan berasal dari sebuah paket yang dikirimkan oleh seseorang dari Indramayu.

Akibat ledakan dari peket tersebut membuat korban mengalami luka pada bagian kaki.

Ledakan yang terjadi di komplek yang berada di pinggiran sungai Begawan Solo tersebut mengejudkan warga sekitar.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi Kapolda mengungkapkan bahwa ledakan terjadi di sebuah area yang kosong.

Ledakan tersebut terjadi akibat anggota yang diduga membakar paket yang disita oleh pihak kepolisian pada 2021 lalu.

“Paket tersebut disita pada saat pemeriksaan di katakanya untuk pengusir tikus di wilayah Klaten yang dikirim dari Indramayu,” tambah.

Dari oleh TKP telah ditemukan bubuk hitam yang merupakan bahan petasan dua kantong plastik.

Selain itu juga ditemukan sumbu petasan dari paket yang berasal dari Indramayu yang di pesan pada 2021 dan telah diamankan di Polres Indramayu.

“Ledakan tersebut di sinyalir merupakan keteledoran dari anggota namun kami akan melakukan penyelidikan lebih lanyut dan tidak ada unsur tetor,” Irjen Ahmad.

Irjen Ahmad nemabhakan bahwa saat ini kami jiga telah melakukan pemeriksaan kepada dua orang warga yaitu Aliastuti dan Pujiastuti.

Dalam peristiwa tersebut, ledakan yang terjadi mengejudkan warga dan saat warga mendatangi lokasi, korban telah berlumuran darah.

“Paket tersebut ditangkap di Klaten, dan sudah dilakukan pemeriksaan, dan paket tersebut dia bawa pulang oleh anggota,” tambah Irjen Ahmad. (disway)