2021, Pajak Reklame Nunggak Rp51 Juta

by -
TETIBKAN - Tim Gabungan Satpol PP Kendal dan Bapenda melakukan penertiban reklame spanduk dan baliho yang menyalahi aturan pemasangan.

*Tim Gabungan Tertibkan Spanduk dan Baliho

KENDAL – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kendal dari pajak reklame di tahun 2021 berhasil melampaui target. Namun demikian, masih terdapat tunggakan pembayaran sebesar Rp 51.356.400. Untuk menegakkan Perda tentang reklame ini, tim gabungan karenanya rutin melakukan operasi penertiban.

Seperti dilakukan baru-baru ini, tim Gabungan terdiri dari Satpol PP Kendal dan Bapenda melakukan penertiban reklame spanduk dan baliho yang menyalahi aturan pemasangan, di antaranya yang melintang di jalan, dipasang di pohon, tiang listrik dan tiang telepon.

“Penertiban reklame ini sesuai dengan Perda Kendal Nomor 11 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Reklame,” kata Kasi Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) Satpol PP Kendal, Sodikin, kemarin.

Penertiban reklame ini dilakukan rutin tiap bulan di seluruh wilayah Kabupaten Kendal, baik reklame yang berizin maupun reklame yang tidak berizin. “Penertiban reklame di Kabupaten Kendal itu yang tidak berizin, termasuk yang salah dalam pemasangannya. Walaupun berizin, tapi salah pemasangannya, tetep kami tertibkan,” jelasnya.

Hanif Nisfu Sakban, Petugas Penarikan Reklame dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kendal mengatakan, dari tahun ke tahun masih banyak pemasangan reklame yang menyalahi aturan. Khusus untuk reklame komersial yang belum membayar pajak, maka akan dilakukan penagihan pajaknya.