Clear, Masalah PIP Hangus Hanya Salah Paham

by -
TABAYUN - Pengguna Tik Tok dengan nama akun @rinisudaryanti795 diminta tabayun kroscek kebenaran materi curhatanya di Tik Tok, ke Dinas Pendidikan dan BRI.

*Pengguna Tiktok Unggah Permintaan Maaf

KENDAL – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal merespon cepat terkait curhatan yang dilakukan oleh seorang perempuan pengguna platform TikTok dengan nama akun @rinisudaryanti795 kepada Presiden Joko Widodo soal dana Program Indonesia Pintar (PIP) keponakannya yang hangus. Rabu (21/9/2022) sore mereka telah mempertemukan para pihak terkait untuk melakukan klarifikasi, dan hasilnya ternyata murni karena kesalahpahaman atau ketidaktahuan.

Hal itu dibenarkan Kepala Disdikbud Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi kepada Radar Pekalongan, Kamis (22/9/2022). Kata dia, tabayun duduk bersama antara Disdikbud Kendal, BRI Cabang Kendal dan BRI Singorojo, serta pengguna akun @rinisudaryanti795 itu dilakukan Rabu (21/9/2022) siang. Dalam pertemuan itu juga turut menghadirkan Korwil Cabang Bidang Pendidikan Kecamatan Singorojo, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Operator Sekolah dan orang tua dari siswa serta Bidang Pembinaan SD.

Dalam persoalan itu, Wahyu Yusuf Akhmadi menilai ada ketidaktahuan dari pemilik akun @rinisudaryanti795 atas konten yang menjadi materi curhatanya di TikTok soal mekanisme pengambilan bantuan dana program PIP oleh penerima di bank yang ditunjuk oleh pemerintah. Sehingga terjadi hangus alias tidak bisa diambil karena kadaluarsa atau melebihi batas waktu yang ditentukan untuk pengambilannya.

“Ada kesalahpahaman atas ketidaktahuan itu tadi. Ironisnya itu jadi isi curhatan mbak Rini di Tik Tok. Yang bersangkutan menyampaikan pada tanggal 2 Agustus 2022, mencetak rekening korang tabungan BRI, yang menyebutkan terdapat saldo. Namun penjelasan BRI bahwa itu bukan saldo akan tetapi merupakan rangkuman atau ikhtisar transaksi selama ini dan ditunjukkan dengan data-data yang dimiliki oleh BRI,” katanya.

Wahyu mengungkapkan, jika memang, misalnya dapat dana PIP, saat ini diketahui anaknya sekolah bukan lagi di bawah kewenangan Kementeria Dinas Pendidikan, karena anaknya sekolah di Madrassh Tsanaeiyah (MTs) yang itu menjadi ranahnya Kementerian Agama.

“Kalaupun dapat, dana PIP itu sudah di luar SOP atau prosedur program PIP lewat Kementerian Kebudayaan Riset dan Teknologi. Tapi lewat kementerian Agama,” ungkapnya.