Lokasinya Dinilai Strategis, Imigrasi Pemalang Buka Layanan Paspor Keliling di Kajen

by -
Kantor Imigrasi Pemalang membuka layanan pembuatan paspor keliling di Kecamatan Kajen. istimewa

KAJEN – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang menetapkan wilayah Kecamatan Kajen di Kabupaten Pekalongan menjadi titik strategis pelayanan paspor keliling (Pangling).

Penetapan tersebut didasarkan letak geografis yang berada di tengah-tengah, dan mudah bisa dijangkau dari wilayah lain.

“Lokasinya yang secara geografis berada di tengah-tengah menjadikan kecamatan Kajen bisa dengan mudah dijangkau pemohon dari yang berada di wilayah Pegunungan Kabupaten Pekalongan dan juga Batang,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Pemalang, Arvin Gumilang, Rabu (21/09/2022).

Arvin menjelaskan, saat ini untuk pelayanan Keimigrasian baik MPP Batang, UKK Pekalongan dan UKK Brebes berada di jalur Pantura. Sedangkan untuk sisi atau wilayah Selatan, belum ada kantor pelayanan Keimigrasian

“Disisi lain, sebagai ibukota Kabupaten Pekalongan, Kajen juga memiliki akses jalan baik, sehingga mudah dijangkau oleh petugas serta pemohon. Dan selama ini, area Kajen juga banyak pemohon keimigrasian,” jelas Arvin.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Washono menambahkan untuk pelayanan Pangling sendiri tidak ada jadwal tetap. Namun bersifat tentatif, ehingga pemohon potensial di sekitar area tersebut bisa segera mengajukan permohonan.

“Bagi masyarakat yang akan mengurus dokumen keimigrasian, kami harapkan untuk bisa mengurus sendiri. Dengan begitu, layanan yang kami sediakan ini tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang menyalahguanakan layanan ini demi kepentingan pribadi,” beber Warshono.

Ditambahkan, Pangling bersifat mobile karena jumlah pegawai Kantor Imigrasi Pemalang yang terbatas. Layanan utama yang diusung, yaitu pembuatan paspor baru dan penggantian paspor karena habis berlaku.

“Para pemohon tidak memerlukan aplikasi online, cukup dengan berkirim whatsapp sesuai kode pesan yang ditentukan dan pemohon sudah dapat booking antrian,” kata Washono.

Selanjutnya, tambah Washono, petugas Pangling akan mengambil data biometrik di lokasi. Petugas juga bisa membantu pemohon mengajukan booking antrian melalui pesan whatsapp on the spot.

“Nantinya Paspor bisa diambil terhitung 3 hari kerja setelah pembayaran, asalkan tidak ditemukan kendala,” pungkask Washono. (don)