Lebih dari 900 KPM Mentas dari PKH

oleh -
Yos Rosyidi Kepala Dinsos-P2KB Kota Pekalongan

*) Labelisasi Penerima PKH Dimulai Pekan Depan

KOTA – Sejak awal Januari hingga Tri Sementer ketiga tahun 2022, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) setempat mencatat sebanyak lebih dari 900 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Pekalongan graduasi mandiri. Hal ini lantaran mereka sadar ada yang lebih layak menjadi KPM PKH.

Kepala Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Yos Rosyidi membenarkan lebih dari 900 KPM PKH pada kategori ini secara mandiri mengajukan diri untuk mundur dari kepesertaan. Mereka rata-rata sudah bisa mandiri dari segi perekonomian. Dimana, mereka merasa telah mampu menanggung perekonomian keluarganya tanpa campur tangan pemerintah.

“Sejak awal tahun 2022 sampai Bulan September ini sudah ada lebih dari 900 KPM yang graduasi atau mentas secara mandiri,” ucap Yos.

Menurutnya, graduasi secara mandiri ini artinya, mereka ini mengundurkan diri secara sukarela karena merasa bahwa dirinya selama dibantu mendapat bantuan PKH dan diberdayakan oleh pendamping PKH sudah mampu kemudian graduasi atau mengundurkan diri. Mereka juga telah memberikan alokasi bantuan yang diterimanya selama ini kepada orang lain yang lebih membutuhkan.

Yos menilai, banyaknya KPM yang memilih mundur adalah suatu pertanda baik, yakni bahwa kegiatan pendampingan yang selama ini dilakukan petugas pendamping PKH benar-benar berhasil.