Tingkatkan Kesadaran Hukum Pelajar, Kejari Batang Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah

oleh -
Kasubsi Perdata Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Batang menjadi narasumber pada program JMS di SMAN 1 Subah. istimewa

BATANG – Untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, khususnya kalangan pelajar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang menggelar program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

Kali ini kegiatan penyuluhan hukum tersebut digelar di SMAN 1 Subah diikuti sebanyak 60 siswa. Sedangkan dari pihak Kejari Batang sendiri hadir sebagai narasumber Dedi Riyanto, SH selaku Kasubsi Perdata Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Batang, yang menyampaikan materi ‘Sekilas Tugas dan Fungsi Kejaksaan RI’.

Dedi Riyanto menjelaskan, program JMS merupakan salah satu program Kejaksaan RI dalam rangka lebih mendekatkan lembaga Kejaksaan kepada masyarakat. Dengan tujuan agar masyarakat, khususnya pelajar bisa lebih mengenal Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum dan mengenal hukum.

“Tentunya dengan harapan kedepan muncul generasi penerus bangsa yang lebih sadar hukum. Melalui program jaksa masuk sekolah ini, Kejaksaan Negeri Batang mengajak insan pendidikan di SMA Negeri 1 Subah untuk mengenali hukum dan menjauhi pelanggaran hukum,” ujar Dedi Riyanto, disela-sela kegiatan, Senin (19/09/2022).

Dedi menambahkan, pendidikan sadar hukum ini perlu diajarkan sejak dini. Sehingga mereka bisa mengambil sikap dalam berperilaku. Tidak salah langkah melakukan kegiatan melawan hukum

Pada kegiatan sosialisasi tersebut, pihak Kejari juga membagikan sejumlah souvenir. “Kita juga mengajak siswa siswi tetap semangat belajar di masa pandemi dengan selalu mematuhi protokol kesehatan,” tandas Dedi.

Sementara Kepala SMA Negeri 1 Subah, Drs Saefudin mengucapkan terima kasih dan menyambut positif atas adanya program Jaksa Masuk Sekolah tersebut. Karena ada banyak pengetahuan dan wawasan yang diperoleh para siswa dan guru dalam program JMS, khususnya masalah hukum.

“Kami berharap semoga dengan adanya penyuluhan hukum yang sudah dilaksanakan oleh Kejari Batang ini siswa siswi di SMAN 1 Subah tidak ada yang terjerat hukum,” pungkas Saefudin. (don)