SKB Buka Kelas Tuna Rungu

oleh -
DOK - Peserta SKB sedang belajar di dalam kelas

KOTA – Mantap membantu pemerintah Kota Pekalongan untuk mengurangi angka tidak bersekolah, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di bawah Dinas Pendidikan membuka kelas tuna rungu.

Kepala SKB, Bonari menyebutkan saat ini terdapat 2 siswa yang terdaftar di kelas tuna rungu, layanan pendidikan juga sudah diberikan oleh tenaga pendidik khusus oleh Kustiati dari sekolah luar biasa (SLB) Bendan sejak Senin (5/9), “Alhamdulillah, orang tua dari 2 siswa ini mendaftarkan langsung kepada kami, karena keinginan mereka agar anaknya mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar Bonari saat ditemui di kantor SKB Kota Pekalongan, Rabu (7/9/2022).

KBM kelas tuna rungu, dilaksanakan setiap hari senin-rabu pada pukul 11.00-12.00 didampingi oleh tenaga pendidik dari SLB Bendan, Kustiati. Ia mengatakan, dibukanya kelas tuna rungu menjadi salah satu bentuk komitmen nyata bahwa SKB Kota Pekalongan tidak menolak masyarakat yang ingin menuntut ilmu guna meningkatkan kualitas hidupnya di masa mendatang.

“Adanya SKB ini, sangat membantu khususnya anak-anak istimewa yaitu anak yang berkebutuhan khusus, yang mungkin saja tidak mampu bersekolah di tempat lain, saat ini sekolah inklusi sudah ada 16 anak, termasuk di dalamnya kelas tuna rungu,” bebernya.

Lebih lanjut, Bonari mengajak kepada seluruh masyarakat kota Pekalongan yang ingin bersekolah namun terkendala biaya ataupun usia untuk segera bergabung dengan SKB kota Pekalongan. Masyarakat bisa mendaftar dan memperoleh layanan pendidikan tanpa kenakan biaya.

Sebagai informasi, bagi masyarakat yang masih membutuhkan informasi terkait pendaftaran atau layanan lainnya, bisa langsung datang ke SKB kota Pekalongan, eks SDN Keputran 04, Jl. Maninjau No.12, Keputran, Pekalongan Timur. (mal)