Percepat Pemulihan Ekonomi, Kantor Imigrasi Pemalang Sosialisasikan Kemudahan Orang Asing Masuk Indonesia

oleh -
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang menggelar sosialiasi keimigrasian di Hotel Santika Pekalongan, Kamis 15 September 2022. istimewa

PEKALONGAN – Untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19, pemerintah memberikan kemudahan bagi orang asing untuk masuk ke Indonesia.

Selaras dengan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Kementerian Hukum dan Ham RI memberikan kemudahan dan fasilitas keimigrasian bagi orang asing yang datang ke Indonesia.

“Kita melakukan pengetatan aturan imigrasi bagi orang asing untuk masuk ke Indonesia selama dua tahun Pandemi Covid-19 kemarin. Namun dengan semakin membaiknya kegiatan atau kondisi Covid sekarang ini, maka kegiatan yang berkaitan dengan orang asing mulai dibuka kembali,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang Arvin Gumilang di usai sosialiasi keimigrasian di Hotel Santika Pekalongan, Kamis 15 September 2022.

Dijelaskan, dengan semakin membaiknya kasus Covid di Indonesia, maka perlintasan antarnegara sudah mulai dilakukan kembali sebagai percepatan pemulihan ekonomi. Karena itulah, aturan baru terkait keimigrasian perlu sosialisasi ke stakeholder terkait.

“Saat ini ada aturan baru yang kita terus sosialisasikan. Diantaranya, dibukanya kembali bebas visa kunjungan untuk orang asing yang tidak hanya untuk tujuan wisata, tapi juga urusan lain. Seperti bisnis atau investasi, tugas pemerintahan, pembelian barang dan lain sebagainya,” jelas Alvin.

Berdasarkan data pihak Imigrasi, saat ini orang-orang asing sudah mulai kembali masuk ke Indonesia, termasuk di wilayah eks Karesidenan Pekalongan yang masuk wilayah kerja Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang.

“Melalui sosialisasi ini kita sampaikan hal-hal apa saja yang sudah kami buat, khususnya imigrasi, terkait dengan untuk mendukung pemulihan ekonomi yang ada di Indonesia,” kata Arvin Gumilang.

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini sudah ada beberapa kemudahan terkait orang asing yang dilakukan oleh pihak Imigrasi. Seperti pemberian visa secara onshore, yaitu orang asing memperpanjang visa tanpa keluar dari Indonesia.

“Selain itu juga pihak imigrasi bisa memberikan perpanjangan meski orang asing tersebut belum di Indonesia. Perpanjangan itu bisa dilakukan sponsornya di kantor imigrasi,” beber Alvin.

Berdasarkan data orang asing yang punya izin tinggal di wilayah Kerja Kanim Pemalang berjumlah 577 orang asing yang terdiri atas 485 laki-laki dan 92 perempuan.

Rinciannya 29 dengan izin tinggal kunjungan (ITK), 459 dengan izin tinggal terbatas (ITAS), 66 dengan Izin Tinggal Tetap (ITAP), 4 dengan Surat Keterangan Keimigrasian (SKIM) dan 19 Affidavit atau berkewarganegaraan ganda khusus anak. (don)