Potensi Konflik Pilkades Mulai Diantisipasi

oleh -
RAKOR - Pemkab Kendal melalui Kesbangpol gelar rakor pengamanan wilayah (Rakorpamwil) antisipasi konflik Pilkades serentak dan dampak BBM Naik.

KENDAL – Perhelatan Pilkades serentak di Kabupaten Kendal akan digelar di 62 desa di 19 kecamatan pada Oktober mendatang. Karena itu, Pemkab Kendal pun bersama stakeholder lain mulai menyiapkan antisipasi terhadap potensi konflik yang mungkin muncul.

Kesiapan tersebut dibahas saat Rapat Koordinasi Pengamanan Wilayah (Rakorpamwil) yang digelar Badan Kesbangpol Kendal di Ruang Rapat Ngesti Widhi Setda Kendal, Rabu (14/9/2022). Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Kendal itu juga ikut membahas dampak kenaikan harga BBM.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, menyampaikan empat pesan Bupati Kendal kepada Forkopimcam, diantaranya melakukan pemantauan langsung ke desa, berkoordinasi kepada para tokoh, memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat, dan memastikan kondusivitas wilayah pasca kenaikan BBM.

“Mari Bersama besatu padu dan bergotong royong mensukseskan pelaksanaan pilkades serentak yang akan berlangsung pada 19 Oktober 2022. Semua pihak terkait dapat saling berkolaborasi sehingga mampu menciptakan kondusifitas di masyarakat,” katanya.

Sementara terkait dampak inflasi pasca kenaikan harga BBM, Wabup meminta para camat ikut mengawasi secara langsung dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait adanya bantuan sosial. Ia juga meminta kepada pihak terkait dapat membantu masyarakat, khususnya nelayan melihat saat ini banyak nelayan mengalami kesusahan mencari BBM solar.