Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun: Ada 3 Indikator Keberhasilan Program Merdeka Belajar

oleh -

KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj Hindun MH dalam talkshow Digitalisasi di Era Merdeka Belajar menyampaikan bahwa dibutuhkan tiga indikator keberhasilan program merdeka belajar.

“Tiga indikator tersebut yakni Partisipasi siswa siswi dalam pendidikan yang merata, pembelajaran yang efektif serta tidak adanya ketertinggalan anak didik,” ujar Hindun di acara Talkshow Pendidikan dengan pelajar IPNU dan IPPNU di Aula Islamic Center Kedungwuni, Minggu (11/9/2022).

Ketiga indikator tersebut dapat tercapai dengan perbaikan infrastruktur kelas di masa depan yang harus lebih baik. Teknologi pendidikan juga harus digalakkan.

Kemudian penganggaran untuk pendidikan formal dan non formal. Peningkatan guru, pengadaan barang serta pembangunan ruang kelas juga alokasi dana BOS untuk mendukung pelaksanaan kurikulum merdeka belajar.

Permasalahan digitalisasi pendidikan di era merdeka belajar juga ada seperti belum tersedianya fasilitas yang memadai, mempengaruhi pola pikir siswa dan mengabaikan karakter siswa.

“Proses menerima informasi dapat dilakukan dengan mudah sehingga para siswa menganggap tidak butuh tenaga profesional, banyaknya spekulasi bahwa pembelajaran online akan menghambat pembangunan karakter siswa sehingga tidak mampu mengasah empati dan kemampuan sosial dalam berinteraksi,” tuturnya.

Tetapi manfaat digitalisasi pendidikan di era merdeka belajar juga besar. Pembelajaran efektif yang lebih fleksibel dalam memanfaatkan virtual class meeting, penghematan biaya karena pembelajaran online dapat dilakukan dirumah serta adanya dokumentasi materi yang memudahkan siswa tidak perlu mencatat.