Komisi C Minta Perwal IKM dan PSP Dipercepat

oleh -
RAPAT KERJA - Komisi C DPRD Kota Pekalongan mendapatkan kunjungan dari tim Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan Kota Pekalongan dalam rapat kerja, Rabu (7/9/2022).

*Kota Pekalongan Jadi Rujukan

KOTA – Komisi C DPRD Kota Pekalongan meminta Pemkot mempercepat pembuatan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang Program Sekolah Penggerak (PSP) dan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Sejauh ini, penerapan dua program tersebut didasarkan pada SK Wali Kota tentang Tim Percepatan Penerapan PSP dan IKM.

Hal itu menjadi rekomendasi yang diberikan Komisi C dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Rabu (7/9/2022). Percepatan pembuatan Perwal perlu dilakukan karena dengan adanya Perwal maka Kota Pekalongan akan menjadi barometer penerapan PSP dan IKM se Indonesia.

“Dukungan dari kami Komisi C, kami merekomendasikan kepada Pemkot agar SK Wali Kota yang menjadi dasar percepatan penerapan PSP dan IKM bisa dinaikan menjadi Perwal. Malah kami ingin dibuatkan Perda sekalian, tapi memang ‘cantolan’ aturan di atasnya belum ada. Yang terpenting saat ini, percepatan PSP dan IKM ini bisa melembaga dengan adanya Perwal,” tutur Ketua Komisi C, Aminudin Azis usai rapat kerja.

Dia mengapresiasi kinerja Dinas Pendidikan yang sudah mengimplementasikan PSP dan IKM di Kota Pekalongan yang kemudian dinilai berhasil hingga menjadi rujukan nasional. Sehingga selanjutnya perlu adanya persamaan persepsi agar seluruh stakeholder bisa mendukung program tersebut secara menyeluruh.

Namun tak cukup di situ, harus tetap dilakukan pembenahan-pembenahan ke depan. Terutama sejumlah indikator yang perlu didalami agar output program tersebut bisa terlihat dan dirasakan manfaatnya. “Dari penilaian, sudah sangat baik. Tapi ada yang harus ditingkatkan. Acuannya kita akan lihat beberapa tahun ke depan program ini bisa berdampak pada angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Pekalongan,” tambahnya.