Harga Pakan Naik, Telur Meroket

oleh -
PAKAN NAIK - Nur Hikmah, salah satu peternak ayam di Kabupaten Batang. Meski harga komoditas telur naik, namun ia mengeluhkan naiknya harga pakan.

*Peternak Ayam dan Pengusaha Roti Sama-sama Mengeluh

BATANG – Harga telur ayam merangkak naik dalam sepekan terakhir. Bersamaan itu pula, harga pakan ternak juga terpantau naik. Nur Hikmah, salah satu peternak ayam di Kabupaten Batang mengaku harus memutar otak agar usahanya bisa bertahan. Pasalnya, harga telur mengalami fluktuasi sangat tajam. Sementara harga pakan juga terus merangkak naik signifikan.

Nur mengatakan, terpaksa mengurangi pembelian konsentrat sebagai campuran pakan ayam petelur. “Saya belinya separuhnya saja, Rp445 ribu. Kalau bisa ya harga konsentrat turun, karena jagung yang digunakan untuk campuran juga turun,” ujar warga Sawahjoho, Kecamatan Warungasem itu, Selasa (23/8/2022).

Disebutkan dia, harga pakan ayam petelur kini berkisar antara Rp 990 ribu hingga Rp 1 juta per kuintal. “Kenaikan harga pakan konsentrat sangat cepat dan drastis. Dari semula Rp750 ribu, sekarang Rp990 ribu per 1 kuintal,” ungkapnya.

Dengan melonjaknya harga pakan ayam itu, kini Nur terpaksa memilih untuk menaikkan harga telur yang dijualnya ke pasaran. Ia menambahkan, pembelian telur justru didominasi untuk program bantuan pemerintah. “Kebanyakan untuk Bantuan Sosial (Bansos) dan Program Keluarga Harapan (PKH),” katanya.

Terpisah, salah seorang pemilik warung sembako, Abdul Syukur tak mempermasalahkan adanya kenaikan harga telur. “Ya kalau memang harganya harus naik ya sudah. Sekarang saya jual ke konsumen itu Rp30 ribu sampai Rp31 ribu per kilonya,” ungkapnya.

Jumlah pembelian tetap sebanyak 10 kilogram seharga Rp 275 ribu. “Meskipun harga telur naik, namun konsumen tak mengurangi pembelian,” katanya.

Seperti diketahui, kenaikan harga pakan ayam berimbas pada kenaikan harga telur, yang kini mencapai Rp 31 ribu per kilogram.