Delapan Desa Rawan Kekeringan

oleh -
RAKOR - Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki saat memimpin rakor antisipasi bencana kekeringan di Aula Bupati Batang, Selasa (23/8/2022).

*Pemkab Batang Minta Camat Siaga

BATANG – Mengantisipasi bencana kekeringan di musim kemarau ini, BPBD Batang telah memetakan sejumlah titik rawan kekeringan. Di mana ada delapan desa di empat Kecamatan yang masuk daerah rawan kekeringan.

Kedelapan desa tersebut, yakni Desa Penundan Kecamatan Banyuputih, Desa Keteleng Kecamatan Blado, Desa Kemiri Barat dan Kemiri Timur Kecamatan Subah, serta Desa Wonomerto, Desa Wonodadi, Desa Pesalakan, dan Desa Tambahrejo Kecamatan Bandar.

Mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Batang menggelar rapat koordinasi untuk upaya antisipasi bencana kekeringan di Aula Bupati Batang, Selasa (23/8/2022). Rakor juga diikuti Kapolres, Dandim, Pj Sekda, Kepala Pelaksana BPBD, OPD terkait, serta para camat dan kades.

“Cuaca saat ini sudah susah diprediksi, seperti bulan Agustus 2022 harusnya sudah memasuki musim kemarau tetapi ada beberapa daerah di Kabupaten Batang yang turun hujan,” ungkap Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki saat memimpin rakor.

Namun demikian, lanjut Lani, ada beberapa daerah di wilayah Kabupaten Batang mengalami musim kemarau berat bahkan ada desa yang mengalami kekeringan. “Seperti yang terkonfirmasi dari Pak Camat Subah di desa Jatisari kecamatan Subah mengalami kekeringan,” terangnya.