Dinsos Pastikan BST Telah Dihentikan

oleh -
BERI KETERANGAN - Kepala Dinsos Batang, Joko Tetuko saat memberikan keterangan terkait bansos, kemarin.

*Pemerintah Fokus pada BPNT dan PKH

BATANG – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang memastikan Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi masyarakat terdampak Covid-19 telah resmi dihentikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sejak akhir tahun 2021 lalu.

“Ya, BST sudah dihentikan dari pusat. Jadi tahun 2022 ini sudah tidak ada lagi masyarakat penerima BST,” kata Kepala Dinsos Kabupaten Batang, Joko Tetuko, ditemui Kamis (18/8/2022).

Menurut Joko, program BST ini bersifat insidentil, hanya disebabkan jika terjadi kegawatdaruratan di masa pandemi Covid-19. “Jadi BST ini dihapuskan karena lantaran sejak awal program tersebut hanya diberikan pada saat darurat saja,” terang Joko.

Sebagai informasi, BST diberikan pemerintah lewat Kemensos selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Besaran BST senilai Rp300 ribu yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia ke penerima bantuan pada periode Januari-April 2021.

Program kemudian diperpanjang hingga dua bulan, yakni Juli-Agustus karena kebutuhan bansos masih tinggi mengingat PPKM Darurat.

Kini, lanjut Joko, setelah BST Rp300 ribu dihapus, pemerintah melalui Kemensos hanya akan fokus pada dua Bansos reguler yang sebelumnya sudah berjalan. Kedua Bansos tersebut yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).