Tingkatan Daya Saing, Pelajar Batang Dibekali Pelatihan Bahasa Inggris

oleh -
Direktur Operasional dan Teknik PT KITB Batang, Adler Manarissan Siahaan saat memberikan sambutan di kelas perdana Bright Future Ahead KITB Batang di SMK Sekar Bumi Nusantara.

BATANG – Sebanyak 300 pelajar SMA/SMK sederajat di Kabupaten Batang mengikuti program Bright Future Ahead. Program CSR PT KITB diharapkan dapat meningkatkan daya saing pelajar Batang menyambut KITB. Khususnya melalui program pelatihan Bahasa Inggris.

Direktur Operasional dan Teknik PT KITB Batang, Adler Manarissan Siahaan, menjelaskan ada sekitar 300 pelajar dari 10 sekolah yang ada di Gringsing dan sekitarnya. Ia mentargetkan nantinya mampu menjangkau hingga

“Kami siapkan dulu 10 sekolah dengan total 300 siswa. Untuk serapan pekerja sendiri baru mulai di Tahun 2023, Targetnya 28 Ribu sesuai dengan target permintaan dari Kemnaker,” ujar Adler saat diwawancarai saat Kelas Perdana Bright Future Ahead KITB Batang di SMK Sekar Bumi Nusantara, Senin (15/8/2022).

Dijelaskannya, kesepuluh sekolah tersebut, SMK Sekar Bumi Nusantara, SMAN 1 Gringsing, SMA NU Al Munawir, MA NU Banyuputih, SMK Diponegoro Banyuputih, SMAN 1 Subah, SMK Bhakti Kencana Subah, SMK Darussalam Kemiri, MA Darussalam Kemiri dan SMA Pondok Modern Selamat Batang.

“Nanti bersama tenaga pengajar kami akan roadshow ke sekolah-sekolah. Dimana per pertemuan akan diberikan materi selama tiga jam dengan jangka waktu sebulan. Tapi kalau berhasil nanti akan kami lanjutkan,” pungkasnya.

PJ Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki mengapresiasi program ini. Ia berharap program ini bisa berlanjut, seperti dengan penambahan kursus bahasa asing lain, ataupun soft skill sesuai yang dibutuhkan KITB.

“Di KITB ini banyak penanaman modal asing, sehingga membutuhkan pekerja yang bisa berbahasa Inggris aktif. Jadi dengan CSR dari KITB dan forum relawan ini diharapkan bisa membekali generasi muda Batang. Kami berharap ke depan ada pelatihan lain sesuai yang dibutuhkan KITB,” pungkasnya.

Kepala SMK Sekar Bumi Nusantara, Murtadho menyambut baik kegiatan ini. Meski begitu ia berharap program ini selanjutnya bisa menyasar para guru.

“Kami senang, sebagai tuan rumah KITB, pelajar Batang dapat pelatihan ini. Meski begitu kami berharap para guru juga bisa mendapatkan pelatihan pendampingan. Sehingga bisa dibagikan ke lebih banyak pelajar. Karena kalau pelajar nanti akan silih berganti. Ya kami berharap ke depan ada pelatihan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (nov)