KUA PPAS 2023 Ditandatangani

by -
SERAHKAN - Nota KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2023 disepakati pihak Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Pekalongan.

**Direncanakan Pendapatan Daerah 2023 Rp 2,1 T

KAJEN – Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2023 ditandatangani dan disepakati pihak Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Pekalongan. Kesepakatan tertuang dalam Rapat Paripurna di DPRD Kabupaten Pekalongan, Jumat (13/08/2022).

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD dan PPAS Kabupaten Pekalongan Tahun Anggarann 2023 dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj Hindun didampingi Wakil Pimpinan. Kemudian dihadiri langsung Wakil Bupati Pekalongan H Riswadi, Forkopimda, Sekda dan OPD.

Dalam sambutan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq yang dibacakan Wakil Bupati H Riswadi menyampaikan Pendapatan Daerah Kabupaten Pekalongan pada tahun 2023 direncanakan sebesar Rp. 2.180.767.204.466. Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp. 2.181.767.204.466, sehingga secara struktur terdapat defisit sebesar Rp. 1 Miliar.

“Namun demikian, terdapat penerimaan pembiayaan yang direncanakan sebesar Rp. 30 Miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA). Sedangkan pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp. 29 Miliar, sehingga terdapat Pembiayaan Netto sebesar Rp. 1 Miliar dapat menutup defisit anggaran secara struktur yang selisih kurang antara pendapatan daerah dengan belanja daerah yang direncanakan,” tutur Riswadi.

Dijelaskan, pendapatan daerah bersumber dari PAD, DAU, DAK, Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Insentif Daerah (DID) dan Dana Desa maupun Dana Bagi Hasil Propinsi serta pendapatan daerah lainnya yang sah.
Sedangkan belanja daerah terklasifikasi dalam belanja pegawai, belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer.

“Sementara itu, pengeluaran pembiayaan yang direncanakan sebesar Rp 29 Miliar dialokasikan untuk Pembentukan Dana Cadangan dalam rangka Pilkada Serentak 2024 sebesar Rp. 20 Miliar dan penyertaan modal sebesar Rp. 9 Miliar,” terang Riswadi.(yon)