Dinamika Pengawasan Pemilu Kota Pekalongan Dibukukan

oleh -
SIMBOLIS - Ketua Bawaslu, Sugiharto menyerahkan secara simbolis buku kepada mantan anggota Panwaslu, Listyo Budi Santoso.

“Itu kemudian menjadi salah satu dasar Panwaslu dijadikan badan. Saat kasus itu kami sampaikan dalam pertemuan di Kalimantan kemudian disambut usulan-usulan agar Panwaslu diubah menjadi badan. Jadi Kota Pekalongan mempunyai andil dalam sejarah perubahan itu,” jelasnya.

Ketua Bawaslu, Sugiharto mengatakan, pembuatan buku tersebut merupakan salah satu upaya Bawaslu untuk mencatat dan mendokumentasikan perjalanan pengawasan Pemilu di Kota Pekalongan yang penuh dinamika bisa menjadi pelajaran pelaksaan Pemilu ke depan.

“Minimal buku ini bisa dijadikan pelajaran dan informasi bagis masyarakat tentang apa tupoksi Bawaslu serta inspirasi-inspirasi lain yang bisa diambil dari perjalanan pengawasan Pemilu yang sudah berlalu,” kata Sugiharto.

Buku tersebut juga bisa menjadi rujukan literasi dan referensi bagi pelajar, mahasiswa hingga akademisi untuk memperluas cakrawala informasi terkait kinerja pengawasan Pemilu. “Semoga hadirnya buku ini bisa bermanfaat bagi masyarakat di Kota Pekalongan,” harapnya.(nul)