Belajar Berbagi, Siswa SDIT Permata Hati Terjun Langsung ke Klidang Wetan

by -
SDIT Permata Hati Batang saat melaksanakan kegiatan baksos dan santunan anak yatim di Desa Klidang Wetan, Sabtu (6/8/2022). istimewa

BATANG – Belajar berbagi memang tak cukup dengan teori. Semangat ini pula yang ditanamkan SDIT Permata Hati Batang kepada para siswanya melalui momentum peringatan 1 Muharam 1444 H, para siswa diajak terjun langsung untuk berinteraksi dan berbagi dengan warga Klidang Wetan, Kecamatan Batang, Sabtu (6/8/2022).

Aktivitas berbagi pun menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak didik. Mereka bisa melihat dan terlibat langsung dalam serangkaian acara berbagi, mulai acara dongeng untuk kelas 1-3, berbagi 107 paket sembako untuk kaum dhuafa, santunan untuk 34 anak yatim hasil kolaborasi dengan Exellent Zakat, pengobatan gratis, hingga bersih-bersih desa yang dilakukan siswa kelas 4-6.

Kegiatan bertajuk “Berbagi Bersama Meraih Berkah Muharam” ini dipusatkan di Masjid Fadlurahman dan Balai Desa Klidang Wetan, melibatkan 536 siswa serta 60 guru-karyawan SDIT Permata Hati. Acara juga dihadiri kepala dan perangkat desa serta takmir masjid setempat.

“Muharam ini menjadi momen yang tepat bagi siswa untuk belajar berbagi dan mengenal lingkungan sekitar. Menjadi istimewa karena anak-anak dibiarkan mengalami langsung bagaimana menyenangkannya aktivitas berbagi. Harapan kami, SDIT Permata Hati bisa menjadi eposentrum kebaikan di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Kepala SDIT Permata Hati, Ustadzah Irwa Arifiana S.Pd.

Aksi berbagi sendiri dibuka dengan shalat dhuha ratusan siswa, yang telah menjadi aktivitas pembiasaan harian bagi siswa. Sementara acara baksod dibuka Udtadz Ali Mamdukhin S.Pdi. dan dilanjut dengan tasmi’ Alquran oleh ananda Mayyada Syarifa Al Mecca dari kelas 6b. Dalam kesempatan itu juga disalurkan donasi mushaf Alquran dari Exellent Zakat.

Kegiatan sosial ini juga mendapatkan respon yang antusias dari warga Klidang Wetan. Mereka menyambut dengan gembira para siswa beserta guru-karyawan SDIT Permata Hati yang sudah mau berbagi di desanya.

Kades Klidang Wetan, Isdinarto, pun mengapresiasi SDIT Permata Hati yang telah mengasah kepedulian anak-anak didiknya dengan terjun langsung ke masyarakat, menemui anak yatim dan dhuafa. “Karena kepedulian dan berbagi ini tidak cukup dengan teori, tetapi harus praktik langsung. Terima kasih untuk SDIT Permata Hati, semoga tradisi baik ini bisa jadi agenda rutin dan syukur-syukur diikuti sekolah lain,” ujarnya didampingi salah satu perangkatnya, Slamet Urip dan takmir Masjid Fadlurahman, Kiai Mudhofar.

desa Klidang wetan sangat bagus. Beliau menyampaikan kegiatan yang dilakukan siswa SDIT Permata Hati sangat bagus, mengasah kepedulian siswa kepada lingkungan masyarakat, anak yatim dan dhuafa. Beliau berharap acara semacam ini bisa diikuti oleh sekolah lain. Bahwa kepedulian tidak hanya teori tapi praktik. Beliau mengucapkan banyak terimakasih dan berharap acara seperti ini dilakukan rutin setiap tahunnya. (sef)