Waspadai Ledakan ISPA

by
Setiawan Dwiantoro

**Di Musim Pancaroba

BOJONG – Selama musim pancaroba 2022 ini, penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) meningkat tajam. Fasilitas kesehatan sebagian besar dipenuhi pasien dengan keluhan batuk, flu, dan radang saluran tenggorokan. Selain itu, diare pun jadi ancaman yang harus diperhatikan.

Roy (36), warga Desa Karangsari, Kecamatan Karanganyar, kemarin, menuturkan, banyak tetangganya yang sakit flu, batuk, dan tenggorokannya sakit. Ada pula anak-anak yang jalani rawat inap karena diare.
“Kami sekeluarga juga sama. Istri dan anak saya sakit seperti itu. Alhamdulillah kondisi sudah membaik. Mungkin faktor cuaca. Lagi musim meriyang,” tutur dia.

Kepala Puskesmas Bojong 1, dr Endah Aryo, dikonfirmasi terpisah membenarkan jika di musim pancaroba ini rawan penyakit ISPA. Di Puskesmas Bojong 1, pilek dan ISPA memang masih mendominasi. Dalam empat hari di awal Agustus 2022 ini, sudah ada 97 pasien dengan diagnosa penyakit ISPA.

“Selama bulan Juli kemarin, tiga besar masih pilek, ISPA, dan hipertensi. Bulan Juli, pasien dengan keluhan ISPA ada 103 pasien. Paling banyak pilek ada 205 pasien. Untuk tanggal 1 hingga 4 Agustus ini saja ISPA sudah ada 97 pasien,” terang dia.

Saat musim pancaroba, kata dia, di wilayahnya diare tidak terlalu banyak. Untuk 10 besar penyakit itu tiga besarnya diduduki oleh radang saluran nafas atas. DM dan darah tinggi juga tempati 10 besar penyakit.

“Yang terbanyak. Tiga besarnya itu batuk, pilek, dan radang tenggorokan. Untuk diare Alhamdulillah ndak banyak. DB juga sedikit,” terang dia.