Bawaslu 18 Kabupaten/Kota Bedah Sengketa Pemilu

oleh -
RAKOR - Sebanyak 18 Bawaslu Kabupaten/Kota Rakor Wilayah Simulasi Mediasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu.

*Simulasikan Penyelesaian lewat Mediasi

KENDAL – Rakorwil Simulasi Mediasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jateng digelar di Kantor Bawaslu Kabupaten Kendal, belum lama ini. Rakorwil yang melibatkan 18 Bawaslu Kabupaten/Kota di Jateng ini sebagai wujud kesiapan lembaganya untuk menyelesaian sengketa.

“Potensi sengketa proses pemilu ada di hadapan kita. Kita hari ini belajar dan meningkatkan kapasitas dalam memediasi para pihak yang bersengketa,” kata Kordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jateng Heru Cahyon.

Lanjut Heru, potensi sengketa proses pemilu ada di depan mata. Pasalnya, Pemilu 2024 sudah memasuki tahapan pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik (parpol). Tahapan penentu keikutsertaan parpol dalam pemilu ini dimulai 29 Juli hingga 14 Desember 2022. Praktis, Bawaslu mengawasi sekaligus memetakan potensi kerawanan akan terjadinya sengketa proses pada tahapan ini. “Ujung tombak pengawasan tahapan pendaftaran, verifikasi dan penetapan parpol peserta Pemilu 2024 adalah Divisi Penyelesaian Sengketa,” ungkapnya.

Menurut Heru, mediasi merupakan langkah paling mudah dan sederhana untuk mencari titik temu para pihak yang bersengketa. Dalam mediasi titik temu dan solusi ada pada para pihak, sehingga mekanismenya lebih mudah daripada sidang adjudikasi. “Bawaslu di sini sebagai mediator yang memfasilitasi para pihak agar tercapai kesepakatan,” ucapnya.

Pada rakorwil ini juga banyak dilakukan pelatihan atau simulasi mediasi penyelesaian sengketa proses pemilu. Dengan banyaknya simulai akan lebih mengasah kemampuan Bawaslu Kabupaten/Kota sebagai mediator.

Adapun Rakarorwil sendiri diikuti peserta dari Bawaslu Kabupaten Rembang, Blora, Pati, Kudus, Demak, Grobogan, dan Sragen. “Kemudian Semarang, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Cilacap, dan Jepara. Serta Bawaslu dari Kota Surakarta, Salatiga, dan Magelang,” ucap Kordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kendal, Abdul Hamid. (lid)