90% Transaksi Setiap Hari Gunakan BI Fast, Lebih Murah dan Real Time

by -
SOSIALISASI - KPwBI Tegal menggelar sosialisasi tentang sistem pembayaran dan ekonomi syariah bersama wartawan se eks Karesidenan Pekalongan. M. AINUL ATHO

KOTA – Sistem pembayaran BI Fast, tercatat sudah digunakan hampir oleh seluruh perbankan. Bahkan 90% transaksi yang dilakukan setiap hari, sudah menggunakan sistem pembayaran dengan keunggulan biaya murah dan real time tersebut.

Manajer Unit Kebijakan Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Tegal, Enggar Estiko mengungkapkan, hampir seluruh bank yang ada di Indonesia sudah menjadi anggota BI Fast. “44 bank sudah menjadi anggota BI Fast dengan 90% total transaksi setiap hari juga sudah menggunakan BI Fast,” ungkapnya dalam kegiatan Capacity Buliding bersama wartawan se eks Karesidenan Pekalongan.

Enggar menjelaskan, sebagai regulator sistem pembayaran BI mengembangkan insfrastruktur BI Fast untuk menjembatani transaksi retail dengan banyak keunggulan. Seperti biaya transfer antarbank yang murah yakni maksimal Rp2.500. Bahkan ada beberapa bank yang menggratiskan biaya transfer antarbank karena sebenarnya BI hanya mengenakan biaya Rp19 kepada bank untuk menggunakan sistem pembayaran BI Fast.

Kemudian pembayaran dengan BI Fast terjadi secara real time sampai di tingkat bank dan nasabah serta dapat digunakan 24 x 7 atau setiap hari. Batas atau limit sekali transfer menggunakan BI Fast juga besar, mencapai Rp250 juta. Dikatakan Enggar, BI Fast juga sudah tersedia di semua aplikasi perbankan yang sudah menjadi anggota sehingga masyarakat dapat memilih sebagsi sistem pembayaran

“Kalau sebelumnya ada sistem pembayaran kliring, kemudian RTGS yang operasionalnya terbatas hanya lima hari dengan menyesuaikan jam kerja BI. Kemudian ada juga sistem pembayaran online yang real time dan setiap hari. Lalu apa bedanya pembayaran online dengan BI Fast? BI Fast biayanya lebih murah yaitu Rp2.500. Kalau pembayaran online itu Rp6.500 dan ada limitnya,” tambah Enggar. (nul/red)