SRA Harus Bebas Narkoba

oleh -
DOK - Para siswa di sekolah SRA sedang melakukan proyek pembuatan sampah organik.

KOTA – Salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh sekolah ramah anak (SRA), bebas dari narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (Narkoba). Oleh sebab itu, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang berkomitmen dan siap mendukung program pencegahan narkoba dan rehabilitasi di satuan pendidikan yang telah mendeklarasikan sebagai sekolah ramah anak.

Kepala BNNK Batang, Kharisna Anggara mengungkapkan upaya yang dilakukan di lingkungan pendidikan, tidak jauh dari dua aspek yaitu pencegahan dan rehabilitasi.

Dalam hal pencegahan ini, Kharisna menjelaskan salah satu yang menjadi prioritas atau penekanan yakni bagaimana pihaknya memberikan edukasi ke semua lapisan, bukan hanya untuk siswa siswinya saja tetapi juga para guru pendidik, orang tua dan masyarakat yang berada di lingkungan sekolah sangatlah perlu diberikan edukasi, agar pengetahuan tentang bahaya narkoba bisa tersampaikan secara berantai.

Lanjutnya, inti dari upaya rehabilitasi yakni bagaimana satuan pendidikan mengambil sikap, apabila seandainya ditemukan kasus penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah baik yang dilakukan oleh murid atau pegawai.

“Terkadang masih banyak sekolah yang bingung seandainya ditemukan kasus penyalahgunaan narkoba, biasanya terkadang sekolah mengambil jalan pintas dengan mengeluarkan siswa atau pegawai tersebut dari sekolah, padahal hal itu justru tidak menyelesaikan masalah,” katanya saat hadir dalam kegiatan deklarasi sekolah ramah anak lembaga pendidikan Muslimat NU belum lama ini.