157 Peserta Ikuti Recruitment Pemagangan

by -
SELEKSI - Para peserta tes sedang melakukan seleksi wawancara.

*SMK Syafi’i Akrom

KOTA – Sebanyak 157 peserta SMK ikuti recrutimen pemagangan PT Chemko Harapan Nusantara yang berkerjasama dengan BKK SMK Syafi’i Akrom dalam penyelenggaraan proses recrutimen.

Disampaikan Ketua BKK SMK Syafi’i Akrom Ghofur, bahwa penyelenggaraan perekrutan pemagangan ini merupakan wujud dari implementasi MOU yang sudah di tanda tangani bersama antara sekolah dengan pihak PT Chemko. Tentunya dengan kerjasama tersebut bertujuan untuk memperbanyak alumni SMK Syafi’i Akrom bisa terserap di didunia industri.

“Pemagangan ini bersifat satu tahun, nanti setelahnya akan ada evaluasi dan penandatanganan kontrak jika memang kemampuan sesuai yang dibutuhkan,” ungkap Ghofur.

PT yang bergerak dibidang spare part dan otomotif yang tersebar di wilayah Jabodetabek ini membutuhkan banyak tenaga kerja, sehingga peluang untuk berkiprah di dunia industri semakin terbuka.

Diantara kualifikasi 6ang disyaratkan adalah usia minimal 18 tahun, lulus medikal, sudah lulus sekolah SMK, sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, pendengaran baik dan memiliki tinggi minimal 165 cm.

“Dari 157 peserta yang ikut dalam recruitment magang kali ini dari SMK Syafi’i Akrom sendiri ada sekitar 15 siswa, karena memang banyak dari alumni kami yang sudah terserap. Selebihnya dari luar baik Kota Pekalongan maupun luar Kota Pekalongan,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan dari PT Prima Abadi Perkasa yang ikut menyeleksi peserta magang Irawan menuturkan bahwa pemagangan ini yang lolos akan ditempatkan di wilayah Jabodetabek. Pemagangan dalam negri untuk sektor industri logam ini dikhususkan untuk alumni mereka yang baru lulus atau alumni yang berkeinginan untuk meningkatkan kompetensi bis melakukan pemagangan di perusahaan.

“Kita memang melakukan seleksi cukup ketat ya, tadi bisa dilihat sendiri kalau memang ada syarat yang kurang ya kita tidak bisa terima. Karena memang kita membutuhkan tenaga kerja yang siap kerja dan seusia kualifikasi, dan yang belum lolos nanti akan di dikutkan pada program yang lain,” pungkas Irawan.(mal).