BPJS Kesehatan Pertahankan WTM Delapan Kali Beturut-turut.

by
PUBLIK EXPOSE - BPJS Kesehatan menggelar public expose terkait pengelolaan program dan keuangan BPJS Kesehatan.

KOTA – Catatan positif kembali ditorehkan BPJS Kesehatan dalam kinerjanya selama tahun 2021. Salah satunya yakni kembali berhasil mempertahankan raihan opini Wajar Tanpa Modifikasi (WTM) dari akuntan publik dalam laporan keuangannya selama 8 tahun berturut-turut.

Laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dalam bentuk laporan disampaikan BPJS melalui kegiatan Public Expose Pengelolaan Program dan Keuangan BPJS Kesehatan yang dilaksanakan secara hybrid pada, Selasa (5/7/2022).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan predikat WTM kedelapan secara berturut-turut yang diraih sejak BPJS Kesehatan beroperasi tahun
2014, dan predikat ke-30 sejak era PT Askes (Persero). Hal ini menandakan bahwa posisi keuangan BPJS Kesehatan per tanggal 31 Desember 2021 serta kinerja keuangan dan arus kas sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia sesuai dengan audit dari Kantor Akuntan Publik.

“Tentunya berbagai capaian di tengah pandemi Covid-19 ini tidak didapat tanpa kerja keras. BPJS Kesehatan terus membuat gebrakan baru dengan memperhatikan kepada publik. Dengan komitmen yang terus kami kedepankan, hal ini lah yang menjadikan BPJS Kesehatan sukses mempertahankan capaian WTM dalam mengelola keuangan,” kata Ghufron.

Ghufron menyebut, capaian selanjutnya yang patut diapresiasi adalah kondisi Dana Jaminan Sosial (DJS) di tahun 2021 telah dinyatakan positif. Hal tersebut dibuktikan dari aset neto yang yang dimiliki hingga tahun 2021 sebesar Rp38,7 triliun. Posisi aset neto ini masuk dalam kategori sehat dan mampu memenuhi 5,15 bulan estimasi pembayaran klaim ke depan. Dengan capaian tersebut, BPJS Kesehatan juga senantiasa berupaya untuk menciptakan inovasi, khususnya dari sisi finansial dan ekosistem digitalisasi sehingga dapat mempercepat peningkatan mutu layanan.