Waduh, Dari 248 Desa Kelurahan di Batang Baru 31 Persen yang Bebas BAB Sembarangan

by
Pj Bupati Batang memberi arahan pada Koordinasi Percepatan ODF yang diadakan oleh Dinkes di Aula Kantor Bupati Batang, Rabu (29/6/2022). Novia Rachmawati

BATANG – Hingga tahun 2022 baru sekitar 76 dari 248 desa dan kelurahan di Batang yang Bebas Buang Air Besar Sembarang (BABS). Oleh karenanya PJ Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki turut meminta peran serta elemen pemerintahan untuk mendukung program ini. Terlebih dari tujuh daerah di Binaan Balkesmas Ambarawa, Batang termasuk tiga daerah yang belum bebas BABS.

“Seperti disampaikan Balkesmas Ambarawa tadi, dari tujuh binaannya, Batang menjadi tiga diantaranya yang belum Open Defication Free (ODF). Oleh Karenanya, ini harus ditingkatkan agar bisa mencapai target ODF sesegera mungkin. Karena hingga tahun ini Batang masih hanya 76 desa atau sekitar 31 persennya,” ujar Lani saat menghadiri Koordinasi Percepatan ODF di Aula Kantor Bupati Batang, Rabu (29/6/2022).

Lani pun turut berharap secara khusus camat mampu mendukung peningkatan ODF di daerahnya. Lantaran ODF juga punya peranan dalam mendukung penerapan angka Stunting.

Selain itu, Dinkes maupun instansi terkait diharap mampu melihat peluang kerja sama atau CSR. Khususnya yang bisa mendukung program ODF Pemkab Batang.

“Satu bulan ke depan, saya tunggu laporan camat terkait percepatan ODF. Terkait anggaran, jangan hanya mengandalkan APBD. Tapi harus bisa mencari peluang dari berbagai sumber asalkan legal untuk percepatan ODF,” tegasnya.

Sekretaris Dinkes Batang, Ida Susilaksmi menjelaskan, ODF sendiri erat kaitannya dengan stunting. Dimana kebiasaan buang air sembarangan bisa menyebabkan berbagai penyakit. Salah satunya penyakit yang berhubungan dengan gizi pada anak, seperti diare.

“Dengan BAB Sembarangan ini juga dapat menyebabkan berkembangnya bakteri-bakteri penyakit. Salah satunya bakteri yang menyebabkan diare. Sehingga jika terjadi ke bayi, bisa menyebabkan berat badan bayi turun dan tidak menjadi ideal sehingga masuk kategori Stunting,” ujarnya. (nov)