TMS, 5.847 Data Pemilih Dicoret

by
Hevy Indah Oktaria, Ketua KPU Kendal

KENDAL – Sebanyak 5.847 data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) karena terkonfirmasi meninggal dunia dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal. Adapun proses update data pemilih berkelanjutan (DPB) akan terus dilakukan setiap satu bulan hingga masa pemilihan nanti.

“5.847 data pemilih yang dicoret terkonfirmasi meninggal adalah warga Kendal,” kata Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria, Selasa (28/6/2022).

Hevy mengungkapkan, saat ini terdata 783.263 orang yang masuk dalam daftar pemilih berkelanjutan (DPB) hingga Juni 2022. Jumlah itu terdiri dari 389.436 pemilih laki-laki dan 393.827 perempuan yang tersebar di 286 desa atau kelurahan di 20 kecamatan.

Ia menyebut angka 5.847 yang dicoret atas rekomendasi dari KPU RI. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendapatkan rekap data penduduk yang meninggal dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan akta kematian. Data tersebut dipadupadankan dengan data yang dimiliki oleh KPU RI. Selanjutnya, diteruskan kepada KPU kabupaten/kota untuk menindaklanjuti.

“KPU kabupaten/kota lakukan rapat pleno atas arahan dari KPU RI. Hasilnya, di Kendal dilakukan pencoretan 5.847 data pemilih berkelanjutan (DPB) berdasarkan akta kematian,” terangnya.