Penanganan Sungai Sambong Masuk Proyek Percepatan Pusat

by
RAKOR - Rakor penanganan Sungai Sambong bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Ruang Abirawa Pemkab Batang, Senin (27/6/2022).

BATANG – Sungai Sambong akan tersentuh pembangunan. Tak main main, pembangunan sungai di Kecamatan Kandeman ini akan menggunakan pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal itu diketahui dalam gelaran rapat koordinasi rencana penanganan Sungai Sambong bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Ruang Abirawa Pemkab Batang, Senin (27/6/2022).

Penjabat Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki mengatakan, bahwa penanganan Sungai Sambong masuk dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal – Semarang – Salatiga – Demak – Grobongan, Kawasan Purworejo – Wonosobo – Magelang – Temanggung, dan Kawasan Brebes – Tegal – Pemalang.

Sungai Sambong sendiri berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sambong, Wilayah Sungai Pemali Comal yang berada di Kabupaten Batang dengan luas DAS 119, 12 km persegi, panjang sungai 44 km dari hulu ke muara dan lebar rata-rata kurang lebih 45 m.

“Di muara sungai sambong sudah terjadi rob. Permasalahan dampak rob sendiri yakni dari sedimentasi tinggi, tanggul rendah sepanjang Sungai Klidang Lor, dan terdapat banyak sampah di bantaran sungai. Sehingga semua itu masih akan kita cari jalan keluarnya,” jelas Lani.

Maka, lanjut dia, Pemkab Batang bersama Kementerian PUPR akan berupaya untuk bisa mengendalikan banjir dan memperbaiki muara Sungai Sambong.

Karena menurutnya, banjir rob jika tidak ada penanganan yang signifikan maka akan menimbulkan permukiman kumuh di wilayah pesisir Kabupaten Batang, dan jumlahnya akan semakin besar dan meluas ke wilayah lain. Sebab, air laut setiap tahun semakin naik ke wilayah daratan.

“Dalam pelaksanaan pekerjaan ke depan, nantinya perlu adanya sinergi bersama semua pihak untuk mendukung mengatasi permasalahan penanganan Sungai Sambong ini,” tandasnya. (fel)