Guru Dua Kecamatan Dilatih

by
DILATIH - Ratusan Guru di Koordinator Wilayah Kecamatan Karanganyar dan Lebakbarang dilatih kurikulum merdeka belajar.

Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Edy Herijanto sangat mendukung adanya Bimtek Kurikulum Merdeka. Menurut dia, dengan Bimtek maka guru dapat memahami apa yang harus diimplementasikan dalam pembelajaran.

“Saya sangat mendukung sekali dengan pelatihan Kurikulum Merdeka ini sehingga guru dapat memahami dan bisa dilaksanakan dengan baik, “ungkapnya.

Salah satu narasumber Bimtek, Murpasi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dari kebijakan baru yang mengharuskan sejak tahun 2022 sudah memulai kurikulum merdeka. Harapannya, di tahun 2024 kurikulum ini dilaksanakan secara serentak.

Dijelaskan, tahun ini tingkat sekolah dasar yang akan diterapkan kelas I dan IV. Sedangkan untuk jenjang SLTP dan SMA dilaksanakan bagi siswa kelas VII dan X.

“Kurikulum merdeka itu sebenarnya kurikulum yang mengajarkan bagaimana memfatilitasi keunikan anak, dimana anak itu kan memiliki keunikan sendiri-sendiri. Sehingga mereka (siswa) dapat ditampung dan diarahkan terkait minat dan bakat siswa dapat terbimbing dengan baik,” jelas Murpasi seraya menjelaskan dalam kurikulum ini guru harus melayani anak sesuai dengan bakat dan minatnya.
Diuraikan, kurikulum merdeka ini lebih mengedepankan pembelajaran deferensial. Jadi, sistem pembelajaran memberikan keleluasaan pada siswa untuk meningkatkan potensi sesuai dengan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar siswa tersebut. Sehingga prosesnya tidak hanya berfokus pada produk pembelajaran, tetapi juga fokus pada proses dan konten atau materi.

Sebagai contoh guru menugaskan siswa untuk belajar pemanfaatan sumber daya alam di lingkungan sekitar agar dapat jadi sumber makanan. Tugas ini secara tidak langsung dapat mengarahkan siswa yang berpotensi dan belajar sesuai dengan minatnya.(yon)