Sehari jelang Penutupan PPDB Online SMP Kota Pekalongan, Kuota 12 Sekolah Belum Terpenuhi

by
Tim Helpdesk Panitia PPDB Online Kota Pekalongan jenjang SMP tahun 2022 sedang melayani konsultasi orangtua siswa di Posko PPDB yang berlokasi di Aula Kantor Dindik Kota Pekalongan, Selasa (21/6/2022) siang. Wahyu Hidayat

KOTA – Hingga sehari menjelang penutupan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online jenjang SMP Kota Pekalongan tahun 2022, kuota atau daya tampung 12 dari total 23 sekolah peserta PPDB online belum terpenuhi.

Statistik sementara pada laman ppdb.dindik.pekalongankota.go.id sampai Selasa (21/6/2022) pukul 14.00 WIB, menunjukkan 12 sekolah yang daya tampungnya belum terpenuhi itu terdiri dari 6 SMP negeri dan 6 SMP swasta.

Perinciannya, untuk 6 SMP Negeri itu, yakni: SMP Negeri 5 (kuota 192 siswa, terisi 140 siswa); SMPN 9 (kuota 96, terisi 33); SMPN 10 (kuota 160, terisi 40); SMPN 12 (kuota 160, terisi 120); SMPN 16 (kuota 192, terisi 142); dan SMPN 17 (kuota 160, terisi 158).

Kemudian untuk 6 SMP swasta, rinciannya yakni: SMP Al-Irsyad Al-Islamiyyah (kuota 64, terisi 6); SMP Islam (kuota 224, terisi 47); SMP Islam YPI Buaran (kuota 96, terisi 7); SMP Muhammadiyah (kuota 96, terisi 8); SMP Satyawiguna (kuota 64, terisi 19); dan SMP Wahid Hasyim (kuota 128, terisi 13).

Dalam statistik disebutkan pula sampai pukul 14.00 WIB, sore sudah ada 3.920 calon peserta didik yang melakukan pendaftaran. Dari pendaftar sebanyak itu, yang sudah mengunci pilihan sebanyak 3.108 pendaftar.

Mereka terbagi dalam empat jalur pendaftaran, dengan rincian Jalur Zonasi 2.216 pendaftar, Jalur Prestasi 524 pendaftar, Jalur Mutasi 25 pendaftar, dan Jalur Afirmasi 343 pendaftar.

Sementara, Dokumen Belum Terverifikasi sejumlah 13, Dokumen yang Perlu Diperbaiki sejumlah 49, dan Dokumen Terverifikasi sejumlah 3.046. Sedangkan yang telah Terjurnal sejumlah 2.877 pendaftar, dan yang tereliminasi dari Jurnal sejumlah 169 pendaftar.

Untuk diketahui, pendaftaran PPDB online akan ditutup pada hari Rabu (22/6/2022) pukul 12.00 WIB. Sehingga, masih ada waktu bagi calon peserta didik yang belum mengunci pilihan, dokumennya belum terverifikasi ataupun belum lengkap, maupun yang tereliminasi dari jurnal untuk bisa memperbaiki maupun mengubah pilihan sekolah.

Tim Helpdesk Panitia PPDB Kota Pekalongan 2022, Eka Unjana, mengimbau orang tua calon peserta didik untuk rutin memantau jurnal rangking harian di laman ppdb.dindik.pekalongankota.go.id.

Mengenai masih adanya beberapa sekolah peserta PPDB online yang kuota siswanya belum terpenuhi hingga kemarin, menurut Eka kondisi tersebut masih akan berubah, lantaran waktu pendaftaran PPDB online belum selesai.

Namun jika penutupan PPDB online kuota siswa tetap belum terpenuhi, maka sekolah-sekolah tersebut dipersilakan untuk membuka pendaftaran secara offline.

“Nanti setelah PPDB online selesai, untuk sekolah-sekolah yang kuotanya belum terpenuhi bisa membuka pendaftaran secara offline. Hal ini juga untuk mengakomodir calon peserta didik yang belum mendapatkan sekolah,” katanya.

“Prinsipnya, jangan sampai anak tidak sekolah. Hanya saja dia memang tidak bisa memilih sekolah yang daya tampung atau kuotanya sudah penuh, melainkan memilih sekolah-sekolah yang masih tersedia daya tampung siswanya,” imbuh Eka. (way)