‘Dewisnu Jawa Tengah Ingin Desa’ Wisata Lebih Dikembangkan

by
Wakil Sekretaris Dewisnu, Eva Agustina Megasari bersama wartawan Radar Pekalongan.

Dewisnu atau Desa Wisata Nusantara ingin agar desa-desa wisata dapat lebih digali dan dikembangkan.

Tujuannya, agar berbagai potensi yang dimiliki desa-desa wisata tersebut dapat lebih dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.

Demikian dikatakan Eva Agustina Megasari Wakil Sekretaris Dewisnu Jawa Tengah, kemarin.

“Contohnya di Kabupaten Pekalongan ini kan banyak desa wisata. Dan masih perlu dikembangkan lebih optimal”, ujar Eva.

Oleh karena itulah, Dewisnu berkomitmen untuk memberikan pendampingan khususnya kepada pemerintah desa, untuk memaksimalkan berbagai potensi yang mereka miliki.

“Dewisnu telah berkolaborasi secara Penthahelix, baik dengan Academy, Business, community, Government dan Media ( ANCAM) . Organisasi ini sudah dibentuk di seluruh provinsi di Indonesia. Khususnya di Provinsi Jateng, kepengurusan di beberapa wilayah kabupaten dan kota sudah kita bentuk”, terang Eva.

Di Kabupaten Pekalongan sendiri, sampai saat ini terdapat belasan desa wisata dengan beragam potensi.

Mulai dari potensi alam, seni dan budaya, serta adat-istiadat masing-masing.

Desa-desa di Kabupaten Pekalongan bagian utara, dikenal dengan potensi-potensi wisata air dan pantainya.

Sedangkan di Kabupaten Pekalongan bagian selatan, keindahan lansekap pegunungan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Semua itu perlu kita optimalkan”, lanjut Eva.

Beberapa kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Pekalongan antara lain Curug Bidadari (Jolotigo, Talun), Bukit Gambaran (Lemahabang, Doro), dan masih banyak lagi.(jun)