Pemkot akan Penuhi Fasilitas Pedagang di Pasar Sugihwaras

by
BERI ARAHAN - Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid, memberikan arahan dalam kegiatan Rapat Koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pekalongan Timur, di Kelurahan Setono, Senin (20/6/2022).

KOTA – Pemkot Pekalongan masih berupaya untuk memenuhi fasilitas yang dibutuhkan pedagang kuliner Alun-alun yang akan dipindahkan ke Pasar Sugihwaras.

Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan, Pemkot ingin agar pemindahan pedagang ke Pasar Sugihwaras bisa dilakukan dengan cara baik-baik. “Kami ingin agar pedagang pindah secara baik-baik. Tidak ada demo, tidak ada ribut-ribut. Komunikasi masih terus berjalan dan saat ini masih kami siapkan segala fasilitas yang dibutuhkan pedagang,” ungkapnya saat memberikan arahan dalam kegiatan Rapat Koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pekalongan Timur, di Kelurahan Setono, Senin (20/6/2022).

Dikatakan Wali Kota, selama ini Pemkot dan pedagang sudah tiga kali berkomunikasi terkait dengan rencana pemindahan tersebut. Untuk pedagang fashion, lanjutnya, sudah sepakat dan siap untuk pindah. Namun untuk pedagang kuliner masih ada komunikasi lebih lanjut untuk mengakomodir kebutuhan pedagang di tempat baru.

“Akan kami tata secepatnya karena apapun tuntutannya, mereka harus pindah dulu. Tapi harapannya tidak ada gesekan di lapangan sehingga kami akan berupaya untuk memenuhi kebutuhan pedagang di sana. Kalau nanti sudah siap, maka pedagang kuliner akan dipindah bersama dengan pedagang fashion,” tambahnya.

Penjelasan Wali Kota tersebut merupakan tanggapan atas pertanyaan yang diajukan salah satu satu warga dalam rakor Forkompimcam. Joko Susilo, warga Kelurahan Kauman sebelumnya mempertanyakan rencana penataan Alun-alun dan pemindahan pedagang oleh Pemkot Pekalongan yang hingga saat ini tidak kunjung selesai.

Dia menyatakan, Alun-alun yang merupakan ruang publik seharusnya dapat dinikmati masyarakat sebagai ruang publik yang bersih dan nyaman. “Kami kalau mau jalan-jalan pagi, mau lari-lari pagi di Alun-alun susah. Karena di sana banyak sampah,” ujarnya.