Antisipasi Penyebaran PMK, Dinperpa Bentuk Tim URC

oleh -
CEK - Tim dari Dinperpa saat melakukan cek kondisi hewan ternak untuk mengantisipasi PMK

KOTA – Upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak terus diintensifkan oleh Pemerintah Kota Pekalongan. Salah satunya melalui pembentukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) di setiap kecamatan yang ada di Kota Pekalongan.

Hal ini terungkap dalam kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Kurban dalam situasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang menyasar para panitia hewan kurban baik masjid dan mushola di Kota Pekalongan, bertempat di Gedung Diklat Kota Pekalongan, kemarin.

Wakil Wali Kota Pekalongan, Salahudin yang hadir membuka kegiatan sosialisasi tersebut, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan Dinperpa Kota Pekalongan untuk membentuk Tim URC akan langsung bertindak, bila menemukan indikasi kasus PMK. Baik saat melakukan pemeriksaan rutin maupun berdasarkan laporan warga. Sehingga kasus dapat dilokalisir dan tidak menular ke hewan ternak lain.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) sudah membentuk Tim URC (Unit Reaksi Cepat), sehingga begitu ada laporan dari masyarakat yang hewan ternaknya terindikasi suspek PMK bisa langsung ditindaklanjuti untuk penanganannya sedari dini,” ungkap Salahudin.

Lebih lanjut, Salahudin mengatakan bahwa wabah PMK ini sudah banyak masuk ke Kota Pekalongan sehingga upaya antisipasi penyebaran secara meluas dan kegiatabn sosialisasi pelaksanaan kurban yang baik dan benar di tengah wabah PMK ini perlu dilakukan. “Di Kota Pekalongan sudah ada 124 ekor hewan ternak yang suspek PMK, dan 58 ekor diantaranya dinyatakan sembuh, serta 24 ekor hewan sisanya mati/dijual,” tuturnya.