Banyak Ortu Tutupi Anaknya yang Pecandu

by
JANGAN TAKUT - saat kegiatan Workshop, Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati meminta masyarakat tak takut datang ke BNN untuk meminta rehabilitasi jika ada anggota keluarga yang ketergantungan narkotika.

*BNNK Berikan Layanan Rehabilitasi Gratis

KENDAL – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal terus membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin terbebas atau membeaskan anggota keluarganya dari kecanduan narkotika untuk mengikuti layanan rehabilitasi. Sampai Juni tahun 2022 ini, tercatat sudah delapan anak yang mengikuti program rehabilitasi di BNNK Kendal.

Adapun di tahun 2021, total ada 38 anak yang telah menjalani program rehabilitasi melalui BNNK Kendal. Untuk sementara ini, BNNK sendiri hanya menangani rehabilitasi bagi pecandu narkotika kategori ringan. Sedangkan kategori sedang akan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa di Semarang atau tempat rehabilitasi komponen masyarakat di pondok pesantren di Demak dan Grobogan.

“Bagi pecandu narkotika kategori berat, maka akan dirujuk ke Balai Besar Rehabilitasi Narkotika Lido di Kabupaten Bogor Jawa Barat,” kata Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati, kemarin, saat kegiatan Workshop di Tirtoarum Kendal.

Anna meminta masyarakat untuk tidak takut datang ke BNN guna meminta rehabilitasi jika ada anggota keluarga yang ketergantungan narkotika. Hal ini supaya bisa segera ditangani sampai sembuh. BNN tidak memungut biaya apapun untuk membantu melakukan rehabilitasi terhadap mereka yang ketergantungan narkoba.

“Bagi pemakai narkotika kategori ringan, BNNK Kendal melayani rehabilitasi rawat jalan. Petugas akan datang ke rumah selama 8 kali pertemuan,” katanya.

Menurut Anna, pada umumnya masyarakat masih menutupi jika ada anggota keluarganya yang kecanduan narkotika. Padahal, jika tidak segera menjalani rehabilitasi, justru berbahaya bagi anak itu sendiri, karena ketergantungannya bisa semakin parah.