Ada Tiga Hal Baru di PPDB SMA

by
PENJELASAN - Ketua MKKS SMA Kabupaten Tegal memberikan penjelasan mekanisme PPDB SMA, kemarin.

SLAWI – Rangkaian proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA dimulai Juni 2022. Ada tiga hal baru yang akan diterapkan, yakni sistem pradaftar, tidak adanya penjurusan di SMA, serta jalur afirmasi untuk anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Tegal Drs Sunarna MM menyatakan bahwa PPDB 2022 SMA dilakukan secara daring pada laman ppdb.jatengprov.go.id. Verifikasi awal dilakukan untuk memastikan kebenaran data calon siswa. Selain itu, tahapan tersebut memastikan protokol kesehatan. Pihaknya juga akan memastikan kesesuaian data calon siswa dengan dengan Dinsos, DP3A2KB, Dinkes dan sebagainya.

“Hal yang baru adalah siswa mengunggah berkas dulu tapi belum mendaftar, nanti diverifikasi oleh sekolah terdekat. Itu dilakukan agar data yang dimasukkan tidak salah. Tahun kemarin itu tidak ada,” ujarnya, Senin (6/6).

Menurutnya, pada Tahun Ajaran 2022/2023 di jenjang SMA tidak ada lagi penjurusan atau kepeminatan IPA, IPS, atau Bahasa. Hal itu merupakan konsekuensi dari kurikulum Merdeka Belajar yang nantinya diberlakukan.

Perbedaan ketiga adalah di jalur afirmasi. Kalau kemarin hanya untuk siswa miskin, anak tenaga kesehatan. Sekarang ada tambahan untuk anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.