Pimpin KORMI, Edy Ingin Bangkitkan Permainan Tradisional

by -
FOTO BERSAMA - Ketua KORMI terpilih, Edy Supriyanto berfoto bersama panitia Muskot dan pengurus KORMI Kota Pekalongan.

KOTA – Edy Supriyanto terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Pekalongan periode 2022-2025. Edy yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Pekalongan, terpilih dalam Muskot KORMI yang digelar 26 Mei lalu.

Mengemban amanah memimpin KORMI, Edy menyatakan siap menggairahkan kembali olahraga rekreasi di Kota Pekalongan dengan tujuan besar membawa masyarakat untuk hidup lebih sehat. Selain itu, melalui KORMI Edy juga bertekad untuk membangkitkan kembali sejumlah permainan dan olahraga tradisional seperti gobak sodor, bakiyak dan beberapa permainan tradisional lain yang berada di bawah KORMI.

“Insya Allah, ini kami kepengurusan baru tentu yang pertama kami akan menyolidkan dulu kepengurusan. Setelah itu program kerja akan disusun sesuai dengan target yang ditetapkan. Setidaknya ke depan olahraga rekreasi di Kota Pekalongan tidak tertinggal jauh dari daerah-daerah lainnya,” tegas Edy.

Edy mengakui bahwa dirinya belum tahu seluk beluk dan sepak terjang KORMI Kota Pekalongan. Sebab organisasi tersebut sempat vakum selama dua tahun teakhir. Namun dirinya bersama para pengurus memiliki tekad kuat untuk membawa KORMI kembali aktif dan memberikan dampak maupun manfaat yang positif bagi masyarakat.

Selain itu, dengan aktifnya kembali KORMI, maka ke depan sejumlah cabor di bawah KORMI juga akan disiapkan untuk berpartisipasi dalam sejumlah kejuaraan baik di tingkat daerah, provinsi maupun nasional.

“Tanggal 9 Juni nanti ada kejuaraan tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan. Beberapa cabor sudah menyatakan siap untuk berangkat dan ikut serta. Meskipun dari sisi penganggaran memang kami belum ada tapi mereka tetap bersemangat untuk berangkat dengan pendanaan mandiri. Setidaknya ada tiga cabor yang sudah menyatakan siap ikut diantaranya barongsai dan senam kebugaran,” jelasnya.

Dirinya berharap di bawah kepemimpinannya KORMI setidaknya dapat kembali aktif sebagai wadah cabor-cabor rekreasi, tantangan, kebugaran maupun cabor permainan tradisional. “Semoga olahraga-olahraga rekreasi dan tradisional bisa bergairah kembali di tengah masyarakat,” harapnya.(nul)