Tim Percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka Mandiri Dikukuhkan

by
DIKUKUHKAN - Sekda Kota Pekalongan saat mengukuhkan Tim Percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka Mandiri.

KOTA – Pemerintah Kota Pekalongan sangat mendukung program sekolah penggerak dalam mewujudkan Kurikulum Merdeka Belajar. Sebagai komitmen dukungan tersebut, Pemerintah Kota Pekalongan mengukuhkan Tim Percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Mandiri Kota Pekalongan Tahun 2022 yang bertanggungjawab untuk mengawal pelaksanaan dan keberhasilan kurikulum Merdeka Belajar di Kota Pekalongan.

Tim percepatan IKM Kota Pekalongan dikukuhkan oleh Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih, di sela-sela kegiatan Seminar Nasional dan Diskusi Panel dengan mengusung tema “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar” bertempat di Hotel Khas Pekalongan, Senin (30/5/2022). Tim yang terdiri dari tim pengarah, tim pelaksana, dan pokja pendamping implementasi kurikulum merdeka mandiri memiliki masa bakti mulai 27 Mei 2022 hingga 30 Mei 2024.

“Alhamdulillah, hasil yang membanggakan bahwa 100% satuan Pendidikan di Kota Pekalongan telah terdaftar dan mendapatkan SK oleh kemdikbudristek sebagai sekolah pelaksana “Implementasi Kurikulum Merdeka” (IKM). Dengan adanya tim percepatan IKM Mandiri Kota Pekalongan ini, kami selaku Pemerintah Kota Pekalongan mendorong hal itu agar nantinya target semua sekolah di Kota Pekalongan bisa menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar sesuai arahan Mendikbud RI, Nadiem Makarim,” tutur Sekda.

Disampaikan Sekda bahwa pelaksanaan IKM perlu dikawal agar berjalan sesuai dengan harapan. Oleh karena itu, telah dibentuk gugus tugas atau satuan kerja tim percepatan IKM Mandiri Kota Pekalongan yang bertugas untuk mengawal pelaksanaan IKM. Perubahan kurikulum ini harus dikelola dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Sesuai dengan kebijakan Merdeka Belajar Episode 1, Asesmen Nasional bahwa satuan pendidikan harus membekali anak-anak dengan kemampuan literasi dan numerasi, serta memberikan penguatan pada Pendidikan karakter.

Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Pekalongan juga ikut mengawal program penguatan pendidikan karakter melalui pembentukan Forum Penguatan Pendidikan Karakter yang bertugas melaksanakan pendampingan peserta didik dalam kegiatan Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kedua tim tersebut akan mengawal pelaksanaan program Merdeka Belajar sesuai dengan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara bahwa sejatinya tujuan pendidikan itu menuntun segala kodrat yang ada pada anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai masyarakat.